Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bertepatan dengan Idulfitri 1447 Hijriah, Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) akan menutup semua aktivitas Obyek Wisata Alam (OWA) pada Sabtu (21/3/2026).
Penutupan tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor:PG.05/T.36/TU/KSA.3.1/03/2026.
Kepala BTNGM, T Heru Widodo mengatakan objek wisata alam yang libur antara lain Tlogo Muncar, Kalikuning Park, Plunyon, Jurang Jero, Deles Indah, dan Kalitalang.
"Bertepatan dengan 1 Syawal 1447 H, Balai Taman Nasional Gunung Merapi akan menutup semua aktivitas wisata alam di Obyek Wisata Alam yang berada di kawasan TNGM pada 21 Maret 2026," katanya melalui keterangan tertulis.
Ia menyebut aktivitas wisata dapat kembali dilakukan pada Minggu (22/3). Untuk Tlogo Muncar, Kalikuning Park, Plunyo, Jurang Jero, dan Deles Indah akan beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 16.00. Sementara Kalitalang beroperasi mulai pukul 06.30 hingga 16.00.
Pihaknya pun melakukan penyesuaian harga tiket masuk. Mulai 18 hingga 24 Maret 2026, BTNGM memberlakukan tarif tiket hari libur.
"Hal ini berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 366 Tahun 2024 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pda Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," ujarnya.
Adapun tiket masuk wisatawan nusantara yakni Rp 15.000 per orang per hari, rombongan pelajar/mahasiswa (minimal 5 orang) Rp 7.500 per prang per hari, dam wisatawan mancanegara yakni Rp 150.000 per orang per hari.
Pihaknya pun telah melakukan berbagai persiapan, seperti pemasangan papan informasi, rambu larangan, hingga memberikan edukasi kepada pengunjung.
Terkait dengan pendakian Gunung Merapi, ia menyebut sampai saat ini pendakian masih ditutup dan tidak diizinkan.
"Pendakian Gunung Merapi masih ditutup dan tidak diizinkan, dikarenakan statusnya Siaga (level III)," imbuhnya. (maw)