TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso – Sebanyak 5.865 guru ngaji di Kabupaten Bondowoso menerima insentif sebesar Rp1,5 juta menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Bantuan dari pemerintah daerah tersebut disalurkan langsung melalui transfer ke rekening masing-masing penerima.
Baca juga: Ponpes Al Islah Bondowoso Salat Id dan Lebaran Hari Ini
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Bondowoso, Muhammad Royhan, menjelaskan bahwa proses pencairan dilakukan secara bertahap dengan mekanisme verifikasi berjenjang.
Verifikasi dimulai dari tingkat desa hingga kabupaten untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Ini agar memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (20/3/2026).
Baca juga: Hilal Tak Terlihat di Bondowoso, Tertutup Awan dan Hujan
Royhan menambahkan, pencairan tahap awal diprioritaskan bagi guru ngaji yang telah memenuhi persyaratan administrasi, termasuk memiliki rekening aktif.
Data yang masih bermasalah, seperti rekening tidak aktif atau adanya perubahan penerima, akan diproses pada tahap berikutnya.
Tercatat, masih ada 518 guru ngaji yang pencairannya dijadwalkan setelah Lebaran.
Baca juga: Ponpes Mahfilud Duror Bondowoso Rayakan Idulfitri Hari Ini
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa insentif ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peran guru ngaji.
Menurutnya, kontribusi guru ngaji sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda.
“Insentif ini bukan sekadar bantuan, tetapi bentuk penghargaan atas dedikasi mereka. Kami berharap ini bisa menjadi penyemangat agar terus membina generasi muda yang berakhlak,” tambahnya.