TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Pemerintah Kabupaten OKU Timur membagi pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 M menjadi dua titik utama, sebagai bagian dari upaya mendekatkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pada momentum hari besar keagamaan.
Berdasarkan surat Sekretaris Daerah nomor: 400.8/ 114 / VIII-Kesra/ 2026, rombongan pimpinan daerah dibagi antara Bupati dan Wakil Bupati dengan melibatkan seluruh unsur organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga pejabat struktural.
Rombongan pertama dipimpin langsung oleh Lanosin bersama istri dr Shella Noberta selaku Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur. Mereka dijadwalkan melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Istiqlal, Desa Sidomulyo, Kecamatan Belitang.
Dalam rombongan tersebut turut hadir jajaran pejabat penting, mulai dari asisten, staf ahli, kepala dinas, hingga pimpinan BUMD.
Kehadiran lengkap unsur pemerintahan ini menunjukkan komitmen Pemkab OKU Timur untuk hadir langsung di tengah masyarakat.
Sementara itu, rombongan kedua dipimpin oleh HM Adi Nugraha Purna Yudha bersama istri Nur Inayah selaku Wakil Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur. Mereka melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Jami’ Sukaraja, Desa Sukaraja, Kecamatan Buay Madang.
Rombongan Wakil Bupati juga diikuti oleh Sekretaris Daerah, kepala OPD, hingga pejabat teknis lainnya, yang tersebar dalam struktur pemerintahan daerah.
Selain dua titik utama tersebut, seluruh camat se-Kabupaten OKU Timur serta pejabat eselon II juga dilibatkan untuk mengikuti pelaksanaan Salat Idulfitri di wilayah masing-masing, sehingga jangkauan kehadiran pemerintah dapat merata.
Baca juga: Jelang Idulfitri, Pemkab OKU Timur Sidak Pasar dan Gudang Bulog, Pastikan Harga Stabil-Stok Aman
Baca juga: Safari Ramadhan Berakhir di Belitang Jaya, Wujud Kedekatan Pemkab OKU Timur dengan Masyarakat
Bupati OKU Timur, Ir H Lanosin MT MM, menegaskan bahwa pembagian lokasi ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Momentum Idulfitri ini bukan hanya soal ibadah, tetapi juga silaturahmi. Kami ingin memastikan pemerintah hadir langsung, menyapa masyarakat, dan merasakan kebersamaan di hari kemenangan,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).
Sementara itu, Wakil Bupati OKU Timur, HM Adi Nugraha Purna Yudha, menyampaikan bahwa Idulfitri menjadi momen penting untuk memperkuat nilai kebersamaan dan persatuan.
“Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk mempererat ukhuwah. Kehadiran kami di tengah masyarakat diharapkan bisa memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong,” ungkapnya.
Ia juga berharap momentum ini dapat menjadi awal yang baik untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan daerah.
Dengan pembagian rombongan ini, Pemkab OKU Timur berharap pelaksanaan Salat Idulfitri berjalan tertib, khidmat, serta mampu mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat di seluruh wilayah.