Puasa Syawal 6 Hari: Niat, Waktu Pelaksanaan dan Keutamaannya Setara Puasa Setahun
Novry Anggraini Rizki Utami March 21, 2026 01:27 PM

 

 

SRIPOKU.COM - Setelah menjalani ibadah puasa Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkan amalan dengan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal.

Selain mudah dilakukan, puasa ini memiliki keutamaan besar yang pahalanya setara dengan berpuasa selama satu tahun penuh.

Puasa Syawal merupakan ibadah sunnah yang dapat dikerjakan mulai tanggal 2 Syawal, setelah Hari Raya Idulfitri, hingga akhir bulan Syawal.

Baca juga: 15 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 dalam Bahasa Korea dan Terjemahan, Keren Dijadikan Status Sosmed

Pelaksanaannya bersifat fleksibel, bisa dilakukan secara berturut-turut maupun terpisah sesuai kemampuan masing-masing umat Muslim.

Keutamaan puasa Syawal sangat besar. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang yang telah menunaikan puasa Ramadan kemudian melanjutkannya dengan enam hari di bulan Syawal akan mendapatkan pahala seperti berpuasa sepanjang tahun.

“Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian diikuti dengan enam hari dari bulan Syawal, maka seakan-akan ia berpuasa sepanjang tahun.” (HR. Muslim)

Sebelum melaksanakan puasa Syawal, umat Islam dianjurkan untuk membaca niat sebagai bentuk kesungguhan dalam beribadah kepada Allah SWT.

Baca juga: Sunnah Menikah di Bulan Syawal dalam Islam, Lengkap Keutamaan beserta Dalilnya

Niat ini dapat dilafalkan pada malam hari atau sebelum terbit fajar.

Bacaan Niat Puasa Syawal:

 نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ للهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnatis Syawwali lillahi ta'ala

Artinya: “Aku niat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah Ta'ala.”

Dengan memahami niat, waktu pelaksanaan, dan keutamaannya, puasa Syawal menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk menjaga konsistensi ibadah sekaligus menambah pahala setelah Ramadan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.