Jalur Padang-Bukittinggi Ramai Lancar Saat Lebaran 2026, Polisi: Volume Kendaraan Meningkat
Rezi Azwar March 21, 2026 02:46 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PANJANG - Arus lalu lintas di jalur penghubung Padang–Bukittinggi terpantau ramai lancar pada momentum hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026). Namun terjadi sedikit peningkatan volume kendaraan daripada saat pelaksanaan one way system.

Pantauan TribunPadang.com sekitar pukul 12.00 WIB, arus kendaraan dari arah Kota Padang hingga Jalur Lembah Anai terpantau mengalir tanpa kemacetan. Kondisi serupa juga terlihat dari arah Padang Panjang menuju Padang.

Kendaraan dari arah Bukittinggi menuju Padang juga relatif lancar. Tidak terlihat adanya kepadatan maupun kemacetan, begitupun kendaraan dari arah Solok maupun Tanah Datar.

Petugas kepolisian juga terlihat aktif melakukan patroli menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat di sepanjang jalur tersebut guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Baca juga: Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Persatuan di Momen Idul Fitri

Sementara itu, pantauan di Simpang Padang, Kota Padang Panjang yang biasanya menjadi titik penyekatan one way system menunjukkan kondisi lalu lintas tetap normal.

Tidak ada pengalihan arus, dan kendaraan dari arah Padang, Bukittinggi, maupun Tanah Datar masih melintas seperti biasa.

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengatakan bahwa peningkatan volume kendaraan disebabkan banyaknya masyarakat yang hendak bepergian ke suatu tempat usai melaksanakan salat Idul Fitri.

"Pantauan hari ini arus lalin ramai lancar, baik dari arah Padang maupun arah Bukittinggi, begitupun yang dari arah Tanah Datar atau Solok," katanya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Objek Wisata dan Kuliner Bukittinggi yang Sayang Dilewatkan saat Libur Lebaran

"Mungkin karena hari ini merupakan perayaan lebaran, sehingga banyak masyarakat yang melakukan perjalanan ke rumah saudara atau berwisata, sehingga volume kendaraan sedikit meningkat," tambahnya.

Ia menambahkan, pada hari pertama lebaran tidak akan dilaksanakan one way system. Namun nantinya akan bersifat situasional dan dapat diberlakukan sewaktu-waktu pengalihan arus jika terjadi kepadatan hingga kemacetan.

“Hari ini kita tidak akan menerapkan one way system. Jika arus sudah padat bahkan terjadi kemacetan, barulah kita terapkan skema pengalihan nantinya. Selama masih bisa dua arah dan tidak ada hambatan, maka tidak diberlakukan,” jelasnya.

"Petugas tetap kami siagakan di lapangan. Kami terus memantau arus lalu lintas dan menyiapkan pos-pos pengamanan untuk mengantisipasi jika terjadi kendala seperti kendaraan mogok atau gangguan lainnya,” tutupnya. (TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.