Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA – Ribuan umat Muslim di Kabupaten Mimika memadati halaman Gedung Eme Neme Yauware sejak pagi untuk melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah atau Idulfitri 2026, Sabtu (21/3/2026).
Pantauan Tribun-Papua.com, sejak pukul 06.00 WIT, jemaah mulai berdatangan bersama keluarga dengan mengenakan pakaian terbaik.
Baca juga: Polres Jayapura Siagakan 210 Personel Amankan Salat Idulfitri 2026 di Sentani
Suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan tampak menyelimuti pelaksanaan sholat Idul Fitri tahun ini.
Pelaksanaan salat sempat diwarnai kondisi cuaca yang kurang bersahabat, namun hal tersebut tidak mengurangi antusiasme masyarakat untuk tetap mengikuti ibadah hingga selesai.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan momentum kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan.
Ia mengatakan, kemenangan tersebut bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga keberhasilan dalam mengendalikan diri, meningkatkan ketakwaan, serta memperbaiki akhlak.
“Kemenangan ini menjadi tepat bagi kita semua untuk saling memaafkan dan memperkuat persaudaraan tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, maupun golongan,” ujarnya.
Baca juga: Momen Pererat Persaudaraan, Inilah Pesan Wakil Bupati Nabire saat Perayaan Idulfitri 2026
Johannes Rettob juga mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan dan toleransi di tengah keberagaman yang ada.
Menurutnya, Mimika merupakan daerah yang kaya akan perbedaan budaya, bahasa, dan agama yang harus dijaga sebagai kekuatan bersama.
Ia menegaskan pentingnya menjadikan momentum Idulfitri sebagai sarana memperkuat komitmen dalam menciptakan kedamaian, keamanan, dan ketertiban di tengah masyarakat.
Baca juga: Ribuan Umat Muslim di Kota Jayapura Gelar Salat Idulfitri di Halaman Kantor Gubernur Papua
Selain itu, Johannes juga mengimbau umat Muslim untuk terus mengamalkan nilai-nilai Ramadan seperti kejujuran, kesabaran, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama.
“Jangan biarkan semangat ibadah menurun setelah Ramadan, tetapi harus terus ditingkatkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, berkomitmen mendukung kehidupan beragama yang harmonis, serta mendorong pembangunan daerah yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga nilai keimanan dan kebersamaan masyarakat.
Baca juga: Sembilan Distrik di Mimika Berawan Sambut Persiapan Idulfitri Jumat Ini
Di akhir sambutannya, Johannes Rettob mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, mendukung pembangunan daerah, serta memperkuat solidaritas sosial demi Mimika yang lebih baik ke depan.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Mimika, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.
Sementara itu, Salat Idulfitri dipimpin H Muslimin, S.Ag., M.Pd. Imam Kasi Bimas Islam Kemenag Mimika.
Baca juga: Hasil Sidang Isbat Kemenag: Idulfitri 2026 Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Adapun khutbah Idulfitri disampaikan Abdul Syakir yang mengajak umat Muslim untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Marilah kita meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Idul Fitri yang saat ini kita rayakan bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi penanda untuk bertakwa kepada Allah,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa selama bulan Ramadan, umat Muslim telah belajar menahan hawa nafsu serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Baca juga: MUI Mimika Imbau Umat Tunggu Sidang Isbat Penentuan Idulfitri 1447 Hijriah
“Di bulan puasa kita menahan diri dan berempati kepada sesama. Ramadan mengajarkan kita untuk lebih taat kepada Allah dan peduli kepada orang lain,” tambahnya.
Abdul Syakir mengajak jamaah menjadikan momentum Idul Fitri sebagai ajang memperbaiki diri serta menjaga nilai kejujuran dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan momen Idul Fitri ini untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang menebarkan kebaikan di tengah masyarakat,” ujarnya. (*)