TRIBUNNEWS.COM - Raja Sprint Race MotoGP, Jorge Martin sudah puasa kemenangan di balapan ekstra lebih dari 500 hari. MotoGP Brasil 2026 jadi kesempatan emas memutus paceklik 12 poin.
Balapan Sprint Race MotoGP Brasil 2026 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Minggu (22/3) jam 01.00 WIB, dalam 15 putaran.
Marc Marquez, Marco Bezzecchi, dan Pedro Acosta, masih menjadi kandidat kuat untuk meraih 12 poin Sprint Race seri kedua MotoGP 2026.
Namun dari ketiga pembalap di atas, jumlah kemenangan Sprint Race-nya di MotoGP masih kalah dari rider Aprilia Racing, Jorge Martin.
Data menunjukkan, sejak balapan ekstra hari Sabtu ini diperkenalkan di MotoGP tahun 2023, Jorge Martin, masih memegang status "Raja Sprint Race".
Martinator, julukannya, membukukan 16 kemenangan Sprint Race MotoGP, disusul Marc Marquez (15), dan Francesco 'Pecco' Bagnaia (13) di jajaran tiga besar.
Khusus Marquez, dia akan menyamai jumlah kemenangan Martin jika berhasil finis terdepan pada balapan dini hari nanti.
Peluang itu terbuka lebar. Sebab, pembalap berusia 33 tahun tersebut tampil menjanjikan sepanjang sesi Latihan Bebas 1 dan Practice, sejak Jumat malam WIB.
Namun Jorge Martin yang kian padu dengan motornya, RS-GP juga tak bisa dipandang sebelah mata.
Berada di urutan 4 pada sesi Practice, membuat juara dunia MotoGP 2024 ini otomatis lolos ke Kualifikasi 2 (Q2).
Lain cerita dengan rekan segarasinya, Marco Bezzecchi yang harus berjibaku di Q1 karena menutup Practice di peringkat 20.
Berbicara kemenangan Jorge Martin pada Sprint Race MotoGP, cukup kali terakhir kali dirasakannya.
Baca juga: 12 Poin Sprint Race MotoGP Brasil 2026 Ciptakan Rekor Baru Marc Marquez, Berkah Lebaran Ya Balapan
Merangkum dari laman resmi MotoGP, terakhir kali Jorge Martin memenangkan Sprint Race ialah 2 November, tepatnya pada Grand Prix Malaysia di Sepang.
Jika memenangkan Sprint Race MotoGP Brasil, pembalap asal Madrid, Spanyol ini akan mengakhiri paceklik 12 poin pada balapan ekstra dalam rentang 505 hari.
Hal ini wajar karena sepanjang musim MotoGP 2025, Martinator berjibaku dengan cedera. Waktunya di atas kuda besi Aprilia tidak sebanyak Marco Bezzecchi yang tampil sensasional pada tahun debutnya di pabrikan Noale itu.
Kendati demikian, Jorge Martin menyadari bahwa posisinya tidak difavoritkan seperti Marquez, Bezzecchi, atau Acosta untuk memenangkan Sprint Race.
Dia memiliki beberapa keraguan dengan lintasan yang memang baru dikenalnya, bahkan oleh semua pembalap di grid 2026.
"Bagian yang basah (akibat hujan-red) menyulitkanku," buka Jorge Martin, dikutip dari laman GPOne.
"Karena ini sirkuit baru, saya mencoba memahami lintasan mana yang harus dipilih. Ini adalah hal yang paling rumit, belum lagi ketegangan dan upaya menjaga suhu ban."
Alih-alih mematok target kemenangan, Jorge Martin memilih realistis.
"Secara pribadi, saya fokus pada diri sendiri dan berusaha sebaik mungkin.'
"Yang penting tetap kompetitif dan bertahan di lima besar," sambung mantan pembalap Pramac Prima.
Jika mampu memenangkan Sprint dan Main Race MotoGP Brasil 2026, Jorge Martin akan mengumpulkan 37 poin.
1. Jorge Martin - 16 Kali
2. Marc Marquez - 15 Kali
3. Pecco Bagnaia - 13 Kali
4. Alex Marquez - 5 Kali
5. Marco Bezzecchi - 4 Kali
6. Brad Binder - 2 Kali
7. Maverick Vinales - 2 Kali
8. Aleix Espargaro - 2 Kali
9. Enea Bastianini - 2 Kali
10. Pedro Acosta - 1 Kali
(Tribunnews.com/Giri)