Tribunlampung.co.id, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dikabarkan tak terlihat di rumah tahanan alias rutan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ), sejak Kamis (19/3/2026) malam.
Bahkan, saat seluruh tahanan muslim menjalankan ibadah salah Idulfitri, Sabtu (21/3/2026), Gus Yaqut disebut tak menampakkan batang hidungnya.
Berdasarkan informasi, Gus Yaqut keluar dari rutan KPK untuk menjalani pemeriksaan pada Kamis malam tersebut. Namun, tahanan yang ada di rutan KPK menyangsikan kabar tersebut.
Gus Yaqut diketahui resmi ditahan di rutan KPK sejak Kamis (12/3/2026) setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang kuota haji tambahan periode 2023–2024 yang ditaksir merugikan negara hingga Rp622 miliar.
Tidak nampaknya Gus Yaqut di rutan KPK semakin diperkuat setelah istri mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel), Silvia Rinita Harefa, mengunjungi suaminya, di Rutan KPK Cabang Gedung Merah Putih pada momen perayaan Idulfitri, Sabtu (21/3/2026).
Baca juga: Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK? Istri Eks Wamenaker Blak-blakan Keberadaan Eks Menag
Menurut Silvia, berdasarkan informasi yang diterimanya dari dalam tahanan, Gus Yaqut sudah tidak terlihat berada di dalam rutan, sejak Kamis malam.
Silvia yang terpantau keluar dari area rutan pada pukul 13.09 WIB membeberkan desas-desus yang beredar di kalangan para tahanan terkait ketidakhadiran Gus Yaqut.
Termasuk absennya mantan Menag tersebut dalam pelaksanaan salat Id berjemaah.
"Ini sih.. Tadi sih sempat enggak ngelihat Gus Yaqut ya. Infonya sih katanya keluar hari Kamis malam," ungkap Silvia kepada wartawan di lokasi, sebagaimana dilansir Tribunnews.com.
Silvia menjelaskan bahwa suaminya, Noel, tidak berada satu sel dengan Gus Yaqut.
Noel diketahui berbagi kamar dengan empat tahanan lain, satu di antaranya yakni Jimmy Masrin, terdakwa kasus korupsi LPEI.
Meski tidak satu kamar, informasi mengenai "menghilangnya" Gus Yaqut sudah menyebar dan diketahui oleh para penghuni rutan lainnya.
Menurut kabar yang beredar di dalam rutan, Gus Yaqut dibawa keluar dengan alasan pemeriksaan.
Namun, hal ini justru memicu tanda tanya besar di kalangan sesama tahanan, karena waktu pemeriksaan dinilai tidak lazim, yakni bertepatan saat malam takbiran.
"Semuanya pada tahu mengenai itu. Cuma mereka kan bertanya-tanya saja gitu kan, katanya ada pemeriksaan, tapi kan enggak mungkin kalau menjelang malam takbiran ada periksa gitu kan. Sampai hari ini enggak ada," jelas Silvia.
Kecurigaan para tahanan semakin menguat ketika Gus Yaqut dipastikan tidak ikut bergabung dalam barisan tahanan muslim yang melaksanakan salat Idulfitri di Gedung Juang KPK pada Sabtu pagi.
"Infonya sih katanya mau diriksa (diperiksa) ke depan, tapi (ketika) salat Id kata orang-orang dalam ya, enggak ada, beliau enggak ada. Jam 7 lebih 10 kata... menurut info dari dalam ya, gitu sih," sambungnya.
Hingga Silvia selesai menjenguk suaminya pada Sabtu siang, sosok tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tersebut belum juga kembali ke selnya.
Ia pun mempersilakan awak media untuk menelusuri lebih lanjut keberadaan mantan orang nomor satu di Kementerian Agama tersebut.
"Enggak ada. Sampai sekarang nih enggak kelihatan. Coba aja kawan-kawan cari info lagi. Itu aja sih infonya," ujar Silvia.
Pernyataan Silvia ini sejalan dengan pantauan awak media di lapangan pada Sabtu (21/3/2026) pagi.
Dari puluhan tahanan yang diturunkan secara bergelombang untuk melaksanakan salat Idulfitri sejak pukul 07.03 WIB di lantai 3 Gedung Juang KPK, sosok Gus Yaqut sama sekali tidak terlihat.
Padahal, mantan anak buahnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, tampak hadir dalam rombongan tersebut.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo belum merespons pertanyaan wartawan mengenai teka-teki keberadaan tahanan tersebut.