Siapa yang tidak tahu Malioboro? Ikon wisata Yogyakarta itu biasanya dipadati pengunjung. tetapi kali ini menunjukkan wajah berbeda. Situasi itu justru bikin wisatawan lebih senang.
Malioboro terasa berbeda pada saat hari raya Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026). Sejak pagi, kawasan budaya itu terbilang sepi wisatawan. Bahkan, sampai tengah hari situasi terasa hening. Area pedestrian lowong, tak ada antrean panjang berfoto di spot ikonik, tak ada desak-desakan.
Situasi itu sangat berbeda dibandingkan dengan masa liburan, termasuk saat libur Lebaran tahun-tahun sebelumnya. Kondisi itu justru membuat sejumlah pengunjung lebih senang.
Azel (20) dan Vilza (14) di antara wisatawan yang lebih senang saat Malioboro tidak terlalu ramai. Kakak-adik asal Surabaya itu baru tiba di Yogyakarta tadi siang dan langsung menyambangi Malioboro.
Dia tak ingat jelas tahun berapa ia ke sini pertama kali, tapi dalam ingatannya Malioboro lebih ramai dari ini. Ia mengaku senang, karena di kesempatan ini Malioboro lengang.
Malioboro mulai ramai pada Sabtu (21/3/2026) sore, tetapi tidak berdesak-desakan. (Bonauli/detikcom)
|
Begitu pula dengan si adik, Vilza. Dia paling suka foto dan kuliner. Malioboro yang sepi adalah keuntungan.
"Ini kali kedua ke sini. Seingat saya dulu ramai. Di sini paling senang beli bakpia, " kata si kakak, Azel.
Kemudian, Asti (51), perempuan asal Solo yang datang bersama keluarga. Keluarganya menyewa fotografer untuk sesi foto dengan baju adat, atraksi yang kini tengah jadi tren di Malioboro.
"Baru datang tadi jam 1 siang naik KRL Solo. Sepi dari sana, tapi biasanya ramai kalau pulang," kata Asti sambil menjagai anaknya.
Asti termasuk sering main ke Malioboro bersama teman-temannya. Dia merasa bahwa di libur lebaran ini Malioboro terasa lebih asyik karena sepi.
Senada dengan Asti, Risma (58), asal Semarang, juga menilai kunjungannya ke Malioboro kali ini lebih menyenangkan. Ditemani dua orang puterinya, Risma santai duduk-duduk di bangku di area pedestrian.
"Baru sampai tadi siang, mau jalan-jalan santai di sini," kata dia.
Malioboro sepi wisatawan pada Sabtu (2/3/2026). (Bonauli/detikcom)
|
Risma cukup peka mengamati Malioboro di momen lebaran ini. Menurut pengamatannya, kebanyakan yang datang di libur Idulfitri ini adalah wisatawan dengan keluarga.
"Kalau di hari libur biasa yang datang anak-anak study tour, tapi sekarang keluarga," kata dia.
Risma dan keluarga tidak memiliki rencana pasti untuk liburan ini. Yang jelas, ia hanya ingin bersantai di Malioboro sampai malam.
"Kami nginap dekat Malioboro, jadi mau santai saja pokoknya," kata dia.









