TRIBUNJATENG.COM - Warga Jalan Gunung Pelandu, Kelurahan Sempaja Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, digemparkan oleh penemuan potongan tubuh manusia yang terbungkus karung di area semak pinggir jalan, Sabtu (21/3/2025) siang.
Penemuan ini sontak memicu kepanikan warga karena kondisi lokasi yang relatif sepi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua anak yang sedang melintas di sekitar lokasi.
Keduanya kemudian melihat sesuatu mencurigakan di semak-semak sebelum akhirnya melaporkan temuan tersebut kepada warga.
“Yang terlihat itu bagian jari, lengan, dan paha,” ujar Ketua RT 13 Kelurahan Sempaja Utara, Aang Nawa Syarif, saat ditemui di lokasi.
Aang menyebutkan bahwa kejadian ini merupakan yang pertama kali terjadi di wilayah tersebut.
Ia juga memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan ataupun keributan sebelumnya.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa lokasi penemuan tergolong tertutup dan jarang dilalui warga.
Baca juga: Kisah Solihin Danru Damkar Tewas Saat Berjuang Padamkan Api yang Hanguskan 31 Rumah
“Lokasi ini kampung buntu, jadi hanya ada satu akses keluar masuk.
Tidak ada jalan tembus lain,” jelasnya.
Setelah menerima laporan, aparat kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dalam proses tersebut, petugas kembali menemukan potongan tubuh lain yang berjarak sekitar 100 meter dari titik awal penemuan, juga dalam kondisi terbungkus karung.
Seluruh potongan tubuh kemudian dievakuasi menggunakan dua kantong jenazah dan dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk dilakukan autopsi guna mengungkap identitas korban.
Pama Pamtas I Polresta Samarinda, Ipda Mat Bahri, menjelaskan bahwa potongan tubuh yang ditemukan terdiri dari beberapa bagian tubuh.
“Ada dua kaki, dua tangan, dua paha, dan badan, total ada tujuh potongan, termasuk kepala yang masih utuh,” ujarnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta pelaku di balik peristiwa tersebut.
Polisi juga memastikan bahwa seluruh bagian tubuh korban telah ditemukan di lokasi.
Dari tempat kejadian, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban serta dua karung yang digunakan untuk membungkus potongan tubuh.
“Untuk senjata tajam belum ditemukan, tapi masih kita dalami,” ucap Mat Bahri.
Kasus ini kini dalam penanganan intensif aparat kepolisian untuk mengungkap motif serta pelaku di balik kejadian yang menggemparkan warga tersebut.