Sosok Dewhinta Anggary, Cucu Seniman Mpok Nori Tewas Dibunuh, Mantan Suami WNA Irak Ditangkap
Rusaidah March 22, 2026 07:40 PM

 

BANGKAPOS.COM - Inilah sosok Dewhinta Anggary, cucu seniman legendaris Betawi Mpok Nori yang ditemukan meninggal dunia.

Diketahui, Dewhinta Anggary diduga menjadi korban pembunuhan.

Tak lama usai pembunuhan itu, polisi menangkap FD warga negara asing (WNA) asal Irak yang merupakan mantan suami Dewhinta Anggary.

FD ditangkap di ruas tol menuju Merak pada Sabtu (21/3/2026).

Baca juga: Cucu Mpok Nori Meninggal di Kontrakan, Terduga Pembunuh Mantan Suami Asal Iran, Baru Sebulan Pisah 

Pembunuhan terhadap Dewhinta Anggary terungkap berawal dari kunjungan ibu korban, B, ke rumah kontrakan Dewhinta di Cipayung, Jakarta Timur, pukul 03.00 WIB, Sabtu (21/3/2026). 

B hendak membangunkan Dewhinta untuk bekerja. 

Namun, saat itu pintu kontrakan korban dalam keadaan terkunci dari dalam.

20260322 MPOK NORI4
MPOK NORI - Mengenang sosok Mpok Nori, seniman legendaris.

Adik korban kemudian masuk melalui jendela yang terbuka untuk membuka pintu. 

Di dalam kontrakan, adik korban melihat Dewhinta terbaring tak bernyawa dengan luka sayat pada lehernya.

“Korban ditemukan meninggal dunia di lantai dengan kondisi di lantai dan kasur terdapat darah mengering,” ujar Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, dalam keterangannya, Sabtu,dikutip Kompas.com

Menurut saudara korban, mantan suami Dewhinta, FD (35) yang merupakan warga negara Irak, sempat datang ke rumah korban untuk meminjam sepeda motor.

Sehari sebelum korban ditemukan tewas, FD juga beberapa kali terlihat di sekitar lokasi rumah korban oleh sejumlah saksi. 

Seperti di Jalan Daman II menuju gang rumah korban dan di Masjid Al Ikhlas Bambu Apus saat menunaikan ibadah shalat subuh.

Kerabat korban, Sania Destiani, mengatakan, keluarga yang panik langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. 

Tak lama berselang, petugas dari Polsek Cipayung dan Polda Metro Jaya tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Baca juga: Daftar Film Bioskop Lebaran 2026: Animasi Pelangi di Mars hingga Senin Harga Naik, Cocok Semua Usia

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya barang berharga yang hilang di dalam kontrakan korban. 

Ponsel milik korban bahkan masih berada di lokasi.

Jenazah Dewhinta sempat dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diotopsi sebelum akhirnya dimakamkan di TPU Pondok Ranggon. 

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga dari pihak kepolisian, pembunuh Dewhinta merupakan mantan suami korban.

Keduanya baru berpisah sekitar satu bulan lalu. 

“Sudah tidak tinggal bareng karena dia yang minta pisah,” kata Sania.

Mantan Suami Ditangkap

Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edi Handoko, menjelaskan, penangkapan FD bermula dari penelusuran petugas yang mengetahui FD sedang berada di Puncak usai Dewhinta ditemukan tewas di kontrakannya di Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu dini hari. 

Tim gabungan dari Polsek Cipayung, Polres Metro Jakarta Timur,dan Polda Metro Jaya kemudian menuju Bogor.

Namun, FD ternyata sudah bergerak ke Bandara Soekarno Hatta. Dia masuk tol ke arah Merak hingga akhirnya ditangkap. 

"Diduga tujuannya melarikan diri. Lari ke sana lari ke sini. FD ini statusnya masih WNA. Bahasa Indonesia pun belum lancar," ungkap Edi saat dihubungi Kompas.com, Minggu (22/3/2026).

Setelah ditangkap, FD dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa. 

Sosok WNA Iran Ditangkap Polisi

Sosok di balik kematian Dewhinta Anggary, cucu dari seniman legendaris Betawi, almarhumah Mpok Nori, mengarah kuat pada mantan suami korban. 

Baca juga: Harga Emas Anjlok 9,5 Persen, Berikut Daftar Jual Antam Hari Ini 21 Maret 2026, Cek Rinciannya

Terduga pelaku yang merupakan mantan suami siri korban adalah seorang Warga Negara Asing (WNA) berinisial FD (35). 

Dewhinta ditemukan pertama kali oleh ibu dan adiknya di kontrakan di Cipayung, Jakarta Timur pada Sabtu, (21/3/2026) tepat di hari lebaran sekira pukul 03.00 wib dini hari. 

Kerabat korban, Sania Destiani (16) menuturkan bahwa korban suda berpisah dengan FD sebulan lalu. 

Antara pelaku dan korban sebelumnya saling mengenal saat Dewhinta tinggal di Malaysia beberapa tahun lalu. 

"Dia (pelaku) belum KTP Indonesia, bisa bahasa Indonesia sedikit doang. Biasanya kalau ngomong lebih sering pakai bahasa Inggris. Kalau pekerjaan dia apa saya kurang tahu," tutur Sania, dilansir dari Tribunjakarta.com pada Minggu (22/3/2026). 

Meski sudah tidak lagi berstatus suami-istri, FD diketahui masih tinggal di lingkungan yang sama dengan korban.  

Ia mengontrak sebuah rumah yang lokasinya tidak berjauhan dari kediaman Dewhinta di kawasan Cipayung. 

Temuan Luka Parah di Kepala

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui sekitar pukul 03.00 WIB. 

Saat itu, ibu dan adik korban datang ke kontrakan dengan maksud membangunkan Dewhinta untuk berangkat bekerja.  

Namun, kecurigaan muncul karena pintu rumah terkunci rapat dari dalam dan tidak ada respons dari korban. 

PEMBUNUHAN- TKP Cucu Mpok Nori bernama Dewhinta Anggary ditemukan tewas di rumah kontrakannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu pagi (21/3/2026).   
PEMBUNUHAN- TKP Cucu Mpok Nori bernama Dewhinta Anggary ditemukan tewas di rumah kontrakannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu pagi (21/3/2026).    (Youtube/Tribunnnews)

Adik korban akhirnya memutuskan masuk melalui jendela yang tidak terkunci. 

Di dalam, ia menemukan kakaknya sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka parah di bagian kepala dan leher.  

"Di situ kakak sudah terkapar," ujar Sania. 

Pihak keluarga segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Cipayung dan Polda Metro Jaya. 

Baca juga: Jejak Karier Didik Farkhan, 5 Bulan Baru Jabat Kajati Sulsel Tersangkakan Eks Pj Gubernur Bahtiar

Petugas dari Polsek Cipayung dan Polda Metro Jaya tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. 

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya barang berharga yang hilang di dalam kontrakan korban. 

Ponsel milik korban bahkan masih berada di lokasi. 

Jenazah Dewhinta sempat menjalani proses autopsi di RS Polri Kramat Jati sebelum akhirnya diserahkan ke pihak keluarga dan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur. 

Garis polisi hingga kini masih terpasang di lokasi kejadian guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. 

“Korban ditemukan meninggal dunia di lantai dengan kondisi di lantai dan kasur terdapat darah mengering,” ujar Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, dalam keterangannya, Sabtu. 

(Tribunnews.com/TribunSumsel.com/Bangkapos.com)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.