TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan seluruh genangan yang sempat merendam sejumlah wilayah ibu kota telah surut sepenuhnya pada Minggu (22/3/2026) siang.
Kepastian ini disampaikan setelah hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (21/3/2026) pagi hingga Minggu pagi sempat menyebabkan kenaikan tinggi muka air di sejumlah pintu air dan memicu genangan di berbagai titik.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Muhammad Yohan, menyebut genangan berhasil diatasi berkat kerja sama lintas instansi dan masyarakat.
“BPBD mencatat hingga Minggu (22/03) pukul 13:00 WIB, seluruh genangan di wilayah DKI Jakarta sudah surut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (23/3/2026).
Ia menjelaskan, penanganan dilakukan secara kolaboratif oleh berbagai unsur, mulai dari BPBD, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, hingga petugas PPSU di tingkat kelurahan.
Selain itu, masyarakat juga turut dilibatkan dalam proses penanganan di lapangan.
Upaya percepatan surutnya genangan dilakukan dengan mengerahkan peralatan pendukung, termasuk pompa mobile untuk menyedot air di titik-titik terdampak.
Petugas juga memastikan saluran air berfungsi optimal agar genangan tidak bertahan lama.
Keterlibatan unsur wilayah seperti RT/RW, FKDM, hingga tokoh masyarakat dinilai membantu mempercepat proses penanganan banjir.
Meski genangan telah surut, BPBD tetap mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.
Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan 112 yang tersedia selama 24 jam.
Dengan surutnya genangan ini, aktivitas warga diharapkan dapat kembali normal, meski kewaspadaan tetap diperlukan menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.