Banjir Jakarta Tuntas, Seluruh Genangan Dipastikan Surut Sejak Minggu Siang
Satrio Sarwo Trengginas March 23, 2026 08:52 AM

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan seluruh genangan yang sempat merendam sejumlah wilayah ibu kota telah surut sepenuhnya pada Minggu (22/3/2026) siang.

Kepastian ini disampaikan setelah hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (21/3/2026) pagi hingga Minggu pagi sempat menyebabkan kenaikan tinggi muka air di sejumlah pintu air dan memicu genangan di berbagai titik.

Banjir Surut Sejak Minggu Siang

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Muhammad Yohan, menyebut genangan berhasil diatasi berkat kerja sama lintas instansi dan masyarakat.

“BPBD mencatat hingga Minggu (22/03) pukul 13:00 WIB, seluruh genangan di wilayah DKI Jakarta sudah surut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (23/3/2026).

Ia menjelaskan, penanganan dilakukan secara kolaboratif oleh berbagai unsur, mulai dari BPBD, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, hingga petugas PPSU di tingkat kelurahan.

Selain itu, masyarakat juga turut dilibatkan dalam proses penanganan di lapangan.

Pompa Mobile Dikerahkan

Upaya percepatan surutnya genangan dilakukan dengan mengerahkan peralatan pendukung, termasuk pompa mobile untuk menyedot air di titik-titik terdampak.

Petugas juga memastikan saluran air berfungsi optimal agar genangan tidak bertahan lama.

Keterlibatan unsur wilayah seperti RT/RW, FKDM, hingga tokoh masyarakat dinilai membantu mempercepat proses penanganan banjir.

Warga Diminta Tetap Waspada

Meski genangan telah surut, BPBD tetap mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.

Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan 112 yang tersedia selama 24 jam.

Dengan surutnya genangan ini, aktivitas warga diharapkan dapat kembali normal, meski kewaspadaan tetap diperlukan menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Berita terkait

  • Baca juga: Hari Kedua Lebaran 2026, Banjir Kepung Kampung Jati Jaktim, Warga Gagal Silaturahmi
  • Baca juga: Terkuak Penyebab Ruas Tol Jagorawi Banjir, Jasa Marga Beri Penjelasan
  • Baca juga: Banjir Cilangkap Jadi Evaluasi, Dinas SDA DKI Janji Hubungkan Drainase Warga ke Waduk Batu Licin

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.