Momen Lebaran menjadi salah satu kesempatan bersilaturahmi dengan keluarga besar. Tak jarang, banyak yang sibuk open house untuk bertemu selama 3 hari berturut-turut.
Hal ini yang kerap memicu munculnya masalah kesehatan setelah Lebaran usai. Kondisi ini disebabkan oleh perubahan pola makan yang tidak terkontrol dan interaksi sosial yang padat, yang membuat daya tahan tubuh menurun.
"Daya tahan tubuh juga berperan besar. Banyak orang kelelahan karena perjalanan jauh atau aktivitas yang padat selama Lebaran, sehingga tubuh menjadi rentan terhadap penyakit," beber dokter spesialis penyakit dalam, Andi Khomeini Takdi Haruni kepada wartawan, Minggu (23/3/2026).
Keluhan yang kerap muncul seperti flu, batuk, maupun gangguan pencernaan. Selain itu, pola tidur yang terganggu selama masa libur juga berperan dalam menurunkan kemampuan tubuh melawan infeksi.
Kurangnya waktu istirahat membuat sistem imun tidak bekerja dengan optimal.
"Kurang tidur, terutama jika kurang dari 6 sampai 8 jam bagi orang dewasa, juga dapat menurunkan kapasitas tubuh untuk melawan kuman yang mungkin kita temui saat bertemu orang banyak," sambung pria yang akrab disapa dr Koko itu.
Lantas, Bagaimana Mencegahnya?
Maka dari itu, dr Koko menyarankan masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat, meskipun sedang dalam suasana liburan. Upaya yang bisa dilakukan, seperti menjaga waktu istirahat dan memperhatikan asupan makanan yang dinilai sangat penting.
Selain itu, ia juga menganjurkan untuk tetap melakukan aktivitas fisik ringan serta mengurangi konsumsi makanan tidak sehat.
"Sesekali lakukan peregangan, kurangi makanan tinggi gula atau junk food, perbanyak buah-buahan, dan sebisa mungkin hindari rokok," jelas dr Koko.
Bagi orang-orang dengan penyakit komorbid atau penyerta, seperti diabetes dan hipertensi, dr Koko mengingatkan agar tidak mengabaikan pengobatan yang rutin dikonsumsi.
"Obat-obatan yang biasa diminum jangan sampai terlewat. Dan bagi orang yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes atau hipertensi tetap perlu memantau kondisi kesehatannya," tutupnya.







