Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Polres Manggarai Barat mengeluarkan imbauan kepada seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua dan pihak sekolah, untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di luar jam belajar.
Hal itu disampaikan Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang melalui Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, Senin (23/3/2026) siang.
"Saya mengimbau kepada para orang tua, tolong perhatikan dengan siapa anak Anda bergaul dan apa yang mereka lakukan di malam hari. Jangan biarkan mereka keluar rumah tanpa tujuan yang jelas hingga larut malam," kata AKP Lufthi Darmawan Aditya.
Ia juga meminta pihak sekolah untuk proaktif memberikan pembinaan mental dan karakter guna mencegah bibit-bibit kekerasan muncul di lingkungan pendidikan.
"Pendidikan bukan hanya soal nilai di atas kertas, tapi juga soal moral dan etika bermasyarakat. Kami berharap sekolah lebih ketat dalam memantau perilaku siswanya agar kejadian serupa tidak terulang kembali," ungkap Kasat Lufthi.
Imbauan ini disampaikan untuk menghindari terciptanya keributan yang dilakukan para siswa baik siang hari maupun malam hari yang mengganggu ketertiban umum.
Kasat Lufthi mengharapkan para siswa terutama yang sedang duduk di bangku kelas XII untuk mempersiapkan diri menjalani ujian demi meraih masa depan yang gemilang.
Sebelumnya, puluhan pemuda terlibat tawuran di Wae Waso, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Minggu (22/3/2026), malam para pemuda yang diduga siswa SMA di kota Labuan Bajo tersebut membuat keributan yang mengganggu ketertiban masyarakat.
Baca juga: Diklat HPI Manggarai Barat, Peserta Dibekali 19 Unit Kompetensi
Pantauan POS-KUPANG.COM, di lokasi depan kios Unu Andra terbaring dua pemuda yang tidak menyadarkan diri. Diduga dalam pengaruh alkohol.
Sedangkan, salah satu pemuda terlihat duduk memegang es batu sambil menempelkannya di leher. Pemuda lainnya yang terlibat keributan pun duduk di depan kios.
Saat ini Polres Manggarai Barat telah menjemput para pemuda tersebut menggunakan mobil PAMAPTA. Rombongan pertama mengangkut beberapa pemuda. Rombongan kedua personil Polres Manggarai Barat mengangkut kembali dua orang, satu diantaranya seorang perempuan.
Saat ini para pemuda yang dibawa personel Polres Manggarai Barat, diamankan di Polres Manggarai Barat untuk dimintai keterangan. (moa)