TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Sebanyak 22 atlet Taekwondo Derina Winners Club bertolak dari Pelabuhan Laurentius Say, Kabupaten Sikka, menuju Kota Kupang untuk berlaga dalam ajang PPA Liliba Open Turnamen II, Senin (23/3/2026) sore.
Para atlet yang akan bertanding di GOR Oepoi pada 26-28 Maret 2026 ini berangkat menggunakan transportasi laut KM Tidar, Senin sore.
Alih-alih mendapat kucuran anggaran dari pemerintah daerah, keberangkatan tim ini murni mengandalkan patungan dana mandiri dari orang tua atlet, donasi melalui proposal, hingga merogoh kantong pribadi para pelatih.
Baca juga: Siklon Tropis Narelle dan Gelombang Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Angin Kencang di NTT
Persiapan Matang di Aula Koperasi Lama
Pelatih Derina Winners Club, Albert Keytimu, mengungkapkan bahwa keberangkatan ini merupakan puncak dari persiapan intensif selama dua bulan terakhir. Para atlet telah menjalani pemusatan latihan atau Training Center (TC) di Aula Koperasi Lama Maumere.
"Dua bulan lebih saya bersama tim pelatih mempersiapkan TC ini agar anak-anak bisa memberikan hasil maksimal di Kupang nanti. Kami sangat mengapresiasi para orang tua yang setia mengantar jemput anak-anak setiap hari selama latihan," ujar Albert kepada TribunFlores.com, Senin sore.
Baca juga: Dojang Taekwondo Derina Winners Club Sikka Raih Juara 2 Umum Kejuaraan Taekwondo di Labuan Bajo
Komposisi Tim dan Target Prestasi
Dari total 22 atlet yang diboyong, 18 di antaranya akan turun di kategori Kyourugi (tarung), sementara 4 atlet lainnya akan bertanding di kategori Poomsae (jurus). Di Kupang, mereka akan disambut oleh Sabam Derina yang telah lebih dulu berada di lokasi untuk memastikan kesiapan akomodasi.
Penasehat Derina Winners Club yang juga Anggota DPRD Sikka, Cristian Bhato Gama Putra, menyatakan optimisme serupa. Ia berharap prestasi juara umum kedua yang pernah diraih tim ini di Labuan Bajo dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan menjadi juara umum pertama.
"Harapan kami prestasi sebelumnya bisa dipertahankan. Kemarin kita juara dua umum, kali ini targetnya tentu kalau bisa juara satu," kata politisi PSI tersebut.
Sentilan untuk Perhatian Pemerintah Daerah
Meski membawa nama harum Kabupaten Sikka, keberangkatan tim ini masih bergantung pada proposal swadaya dan bantuan orang-orang baik. Albert Keytimu berharap ke depannya Pemerintah Daerah (Pemda) Sikka memberikan atensi lebih nyata terhadap cabang olahraga berprestasi.
"Besar harapan kami agar ke depannya tidak ada lagi kendala dana dari Pemda untuk kegiatan yang mencetak putra-putri berprestasi bagi Nian Tanah Sikka ini," tegas Albert.
Hal senada disampaikan Cristian Gama Putra. Ia menilai dukungan pemerintah saat ini belum maksimal, padahal Taekwondo merupakan salah satu lumbung medali bagi daerah.
"Kita secara mandiri lewat proposal dan patungan orang tua. Ke depan, kita berharap pemerintah bisa lebih maksimal memberikan bantuan agar beban orang tua tidak terlalu berat," pungkasnya.