Breaking News: Nelayan Hilang di Muara Tawangsari Cirebon, Tim SAR Lakukan Pencarian
Mutiara Suci Erlanti March 24, 2026 08:11 AM

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang di perairan Muara Tawangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, terus dilakukan.


Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung mengerahkan tim rescue untuk menyisir lokasi kejadian setelah menerima laporan kecelakaan kapal nelayan, Senin (23/3/2026).


Informasi awal diterima dari Polsek Losari terkait insiden kapal nelayan yang mengalami mati mesin saat melaut. 


Dalam kejadian tersebut, satu orang nelayan dilaporkan tenggelam dan hingga kini masih dalam pencarian.

Baca juga: CCTV Jadi ‘Mata Elang’ Arus Balik Cirebon, 20 Titik Kamera Pantau Pergerakan Kendaraan Real-Time


Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut dengan berkoordinasi lintas instansi.


“Menindaklanjuti laporan tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan Pos SAR Cirebon dan Polsek Losari serta memberangkatkan tim rescue Pos SAR Cirebon untuk melaksanakan asesmen dan pencarian korban,” ujar Ade dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2026) malam.


Ia menjelaskan, unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Basarnas Pos SAR Cirebon dan Polsek Losari.


Tim dilengkapi berbagai peralatan, mulai dari kendaraan operasional hingga perlengkapan SAR air.


“Adapun unsur SAR yang terlibat antara lain Basarnas Pos SAR Cirebon dan Polsek Losari dengan peralatan berupa satu unit truk personel, peralatan SAR air, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta perlengkapan keselamatan pribadi,” ucapnya.


Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa bermula saat kapal nelayan yang diawaki Awid (50) dan Karjan (42) berangkat melaut dari Sungai Cisanggarung sekitar pukul 13.00 WIB untuk mencari ikan.


Namun saat tiba di perairan Muara Tawangsari, mesin kapal mendadak mati.


Upaya menghidupkan kembali mesin justru membuat posisi perahu menjadi miring dan memicu kepanikan.


Dalam kondisi tersebut, kedua nelayan memutuskan melompat ke laut dan berenang menuju daratan.

Baca juga: Berawal Dari Mesin Perahu Mati di Tengah Muara, Warga Losari Cirebon Hilang Tenggelam


Awid berhasil selamat, sementara Karjan dilaporkan tenggelam dan belum ditemukan hingga saat ini.


Kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan berawan dengan suhu sekitar 27 derajat Celsius dan kecepatan angin mencapai 10 kilometer per jam.


Hingga kini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban.


Sebelumnya, peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di Blok Kali Perot, Dusun II Karangmulya, Desa Tawangsari.


Kapolsek Losari Polresta Cirebon, AKP Sugiono mengungkapkan, bahwa insiden bermula ketika mesin perahu mendadak mati di tengah perjalanan.


“Pada saat mesin mati, kedua penumpang berusaha untuk menghidupkan kembali, namun posisi perahu miring sehingga menimbulkan kepanikan,” ujarnya.


Kepanikan tersebut membuat keduanya nekat melompat ke muara laut untuk menyelamatkan diri.


Namun nahas, satu di antaranya tidak berhasil mencapai daratan.


“Pada saat keduanya berusaha berenang ke tepi darat, diketahui salah satu penumpang tenggelam dan tidak muncul lagi ke permukaan muara laut hingga sekarang belum ditemukan,” ucapnya.


Ia menambahkan, perahu dalam kejadian tersebut tidak tenggelam.


Dugaan sementara, korban hilang akibat kepanikan saat kondisi perahu tidak stabil.


“Perahu tidak tenggelam, adapun korban tenggelam diakibatkan panik pada saat perahu dalam keadaan miring,” jelasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.