Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Polsek Sukarame Polresta Bandar Lampung melakukan penyelidikan intensif tekait penemuan bayi perempuan di wilayah Way Dadi.
Polisi kini mengumpulkan rekaman Closed Circuit Televisioan (CCTV) di sekitar lokasi untuk menemukan sosok yang tega buang bayi tersebut.
Termasuk memburu ibu bayi yang tidak kasihan dengan buah hati yang baru dilahirkan.
Keberadaan bayi dalam kantong plastik warna merah itu membuat geger warga Way Dadi, Kecamatan Sukarame pada Jumat (20/3/2026).
Kapolsek Sukarame Polresta Bandar Lampung, Kompol M Rohmawan mengungkapkan bahwa saat ditemukan, kondisi bayi dalam keadaan sehat.
Baca juga: Perasaan Sriatun Campur Aduk saat Menemukan Bayi Tergeletak di Bawah Pohon
"Bayi yang ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung kami evakuasi untuk mendapatkan penanganan medis," ujar Rohmawan, Selasa (24/3/2026).
Sesuai prosedur operasional standar (SOP), bayi tersebut segera dilarikan ke Rumah Sakit Cokrodipo guna mendapatkan perawatan lebih lanjut dari tim medis.
Saat ini, status bayi tersebut telah ditangani sebagai anak negara. Pihak rumah sakit juga tengah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Seperti Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Dinas Sosial.
Langkah koordinasi itu untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. Termasuk terkait perawatan dan masa depan bayi.
Peristiwa penemuan bayi ini terjadi bertepatan dengan waktu masyarakat bersiap melaksanakan salat Jumat.
Warga yang menemukan bayi itu awalnya curiga dengan sebuah kantong plastik merah yang tergeletak di lokasi, hingga akhirnya diketahui berisi seorang bayi.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi.
Meski rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian belum memberikan hasil yang jelas, aparat tidak berhenti melakukan penelusuran.
Polisi kini tengah menyisir sejumlah CCTV di sepanjang jalan sekitar lokasi kejadian. Selain itu, laporan resmi dari pihak RT setempat juga telah diterima sebagai bagian dari proses penyelidikan.
"Kami terus mendalami kasus ini dan berupaya mengungkap pelaku," tegas Rohmawan.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan berbagai bukti dan keterangan guna mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )