TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA- Sebanyak 559 peziarah Semana Santa 2026 di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, sudah mendaftar hingga Selasa (24/3/2026) pukul 15.37 WITA.
Pantauan TribunFlores.Com melalu website resmi Paroki Katedral Reinha Rosari Larantuka menampilkan grafik pendataan peziarah yang sudah mendaftar untuk mengikuti Paskah di kota Larantuka.
Berdasarkan data pada grafik tersebut, peziarah yang mendaftar dari berbagai wilayah di NTT, paling banyak peziarah yang mendaftar dari Pulau Jawa, sebanyak 146 peziarah.
Selain itu, terdapat data agama para peziarah yang sebagian besar Katolik dan ada peziarah yang beragama Budha turut mendaftar.
Baca juga: Mengenal Berok, Sampan Dayung Pembawa Peti Tuan Meninu saat Prosesi Laut Semana Santa di Larantuka
Semana Santa adalah satu tradisi Paskah yang unik dan diwariskan turun temurun adalah Semana Santa di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tradisi ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang bermakna.
Semana Sanata adalah momen sangat suci dan penuh intropeksi bagi umat Katolik yang kemudian disebut dengan Pekan Semana.
Dilanjutkan dengan Tri Suci, Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Suci. Segenap masyarakat Larantuka saat Semana Santa dilarang melakukan aktivitas di luar keagamaan.
Momen Semana Santa sering dimanfaatkan para peziarah dari berbagai daerah datang ke Larantuka untuk menyampaikan permohonan doa agar dikabulkan.
Salah satu prosesi utama Semana Santa di Larantuka adalah prosesi bahari antar Tuhan Yesus Tersalib. Dalam prosesi ini, sebuah kapal tradisional bernama Berok, membawa peti berisi patung Yesus Tersalib dari Pantai Kota menuju Pantai Kuce Pohon Sirih.
Baca juga: Peziarah Semana Santa Berkabung Saat Antri Cium Tuan Ma di Larantuka
Kapal ini beratapkan daun gebang dan dikawal oleh perahu-perahu kecil serta kapal besar berisi ribuan umat dan peziarah. Kapal Berok hanya diisi oleh enam orang pilihan, yang dianggap bersih dari dosa.
Mereka menjalani tugas sakral ini dengan penuh penghormatan dan kesakralan. Selama perjalanan laut, ribuan umat Katolik mengumpulkan doa dan melantunkan kidung pujian, menciptakan suasana hening dan penuh haru. Air laut yang masuk ke dalam kapal dipercaya membawa berkat dan sering diambil oleh umat sebagai air suci.
Pada malam Jumat Agung menjadi puncak dari perayaan prosesi Semana Santa dikuti oleh ribuan peziarah dan umat Katolik Larantuka. Mereka menyalakan lilin saat ikut arakan Tuan Ana (Tuhan Yesus) dan Tuan Ma (Bunda Maria) sambil memohon doa.