WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Meski arus balik Lebaran 2026 tengah berlangsung, KAI mencatat ketersediaan tiket masih cukup besar.
Hal itu disampaikan Manajer Humas KAI Daop 1, Franoto Wibowo, kepada wartawan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (24/3/2026).
Hingga 1 April 2026, tersedia lebih dari 250.000 tiket bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik susulan.
"Dan untuk keberangkatan juga hingga tanggal 1 April berakhirnya masa angkutan Lebaran nanti tiket masih tersedia cukup banyak ya, 250.000 lebih tiket masih tersedia," ujar Franoto pada Selasa (24/3/2026).
"Jadi bagi masyarakat yang belum sempat untuk mudik kemarin bisa, masih bisa mendapatkan tiket melalui aplikasi Access by KAI ataupun di kanal-kanal resmi penjualan lainnya yang bekerjasama dengan KAI," sambungnya.
Baca juga: 52.926 Penumpang Kereta Api Kembali ke Jakarta, Pemudik Paling Banyak Turun di Stasiun Bekasi Jabar
Selain itu, KAI juga menghadirkan program diskon sebesar 30 persen untuk tiket kelas ekonomi sebagai bagian dari stimulus ekonomi pemerintah.
Program ini berlaku hingga 29 Maret, dengan sekitar 28.000 tiket diskon masih tersedia di wilayah Daop 1 Jakarta.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI tetap mengoperasikan 20 perjalanan kereta api tambahan Lebaran hingga 1 April.
Rinciannya, 13 perjalanan berangkat dari Stasiun Gambir dan tujuh perjalanan dari Stasiun Pasar Senen.
"Jadi sampai nanti tanggal 1 April untuk kereta api tambahan Lebaran masih dioperasikan, masih dijalankan sebanyak 20 perjalanan kereta api jarak jauh tambahan Lebaran beroperasi, 13 di antaranya keberangkatan dari Stasiun Gambir, 7 dari Stasiun Pasar Senen," tutur dia.
"Dan juga ada kereta api motor gratis ya yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Perkeretaapian setiap harinya empat perjalanan kereta api," lanjut Franoto.
KAI juga mengimbau masyarakat, khususnya penjemput di Stasiun Pasar Senen, untuk tidak membawa kendaraan pribadi roda empat karena keterbatasan lahan parkir.
“Kami menyarankan masyarakat memanfaatkan moda transportasi terintegrasi seperti TransJakarta, KRL, maupun taksi konvensional dan daring untuk menghindari kepadatan di area stasiun,” kata Franoto.
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat ada 52.926 penumpang yang kembali dari mudik melalui sejumlah stasiun di Jabodetabek, Selasa (24/3/2026).
Jumlah tersebut berdasarkan data hingga Selasa pukul 09.00 WIB.
"Penumpang yang tiba hari ini lebih tinggi dibandingkan jumlah keberangkatan dari sebanyak 41.755 penumpang," kata Manajer Humas KAI Daop 1, Franoto Wibowo, dalam keterangan tertulisnya.
"Kami melihat tren arus balik sudah mulai terjadi dengan jumlah kedatangan yang lebih tinggi dibanding keberangkatan," lanjutnya.
Adapun kedatangan penumpang arus balik menggunakan kereta api jarak jauh untuk Daop 1 Jakarta paling banyak tercatat di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.
Ada 18.458 penumpang yang tiba pada Selasa hari ini.
Ada 16.610 penumpang tiba di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
Kemudian, ada 7.708 penumpang yang tiba di Stasiun Bekasi pada hari Selasa ini.
"Untuk keberangkatan, Stasiun Pasar Senen mencatat angka tertinggi sebanyak 17.257 penumpang, disusul Gambir sebanyak 12.248 penumpang pada Selasa," katanya.
Di Stasiun Pasar Senen, Selasa pukul 09.30 WIB hingga pukul 10.30 WIB, penumpang tampak memadati stasiun.
Tak hanya yang baru kembali dari kampung halaman, puluhan calon pemudik juga masih terlihat.
Mereka menanti keberangkatan kereta menuju Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya.
Sementara itu, warga yang baru kembali dari kampung halaman terpantau tiba menggunakan kereta dari Yogyakarta, Solo, Purwokerto, dan Cirebon. (m31)