Target John Herdman di FIFA Series: Bukan Sekadar Menang, tapi Bangun Fondasi Timnas Indonesia
Drajat Sugiri March 25, 2026 12:57 PM

TRIBUNNEWS.COM - Debut John Herdman bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 bukan sekadar soal hasil pertandingan.

Lebih dari itu, pelatih asal Inggris tersebut menjadikan momen ini sebagai titik awal membangun fondasi jangka panjang skuad Timnas Indonesia.

Sisi mentalitas hingga identitas permainan di lapangan menjadi hal utama yang diperhatikan John Herdman.

Racikan strategi John Herdman bersama Timnas Indonesia akan diuji pertama kalinya dalam laga melawan Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/3/2026)

Pelatih asal Inggris itu memiliki waktu persiapan sekira tiga bulan untuk menyambut panggung pertamanya di Stadion Utama Gelora Bung Karno nanti.
 
Ya, ada jarak tiga bulan sejak pertama kali John Herdman ditunjuk melanjutkan kepemimpinan Patrick Kluivert di ruang ganti Timnas Indonesia.

Herdman pun menegaskan target di FIFA Series 2026 ini bukan sekadar menang, tetapi menciptakan arah bagi Timnas Indonesia.

Baca juga: Debut John Herdman Latih Timnas Indonesia Tiba, Rapor Minor Pendahulunya Jadi Alarm Bahaya

Dalam turnamen singkat seperti FIFA Series, tantangan terbesar adalah waktu.

Pemain datang dari klub yang berbeda, dengan kondisi dan ritme yang tak seragam. 

Namun bagi Herdman, justru di situlah ujian sesungguhnya: seberapa cepat tim bisa beradaptasi dengan filosofi baru.

Ia ingin membentuk identitas permainan yang jelas, membangun standar profesional, dan menciptakan budaya tim yang kuat.

Hasil pertandingan tetap penting, tetapi bukan satu-satunya tolok ukur.

"Awal yang baik, awal yang baik. Menetapkan pola pikir, standar, kerangka budaya, taktik, kejelasan untuk para pemain." kata John Herdman dalam wawancara yang diunggah di Instagram Timnas Indonesia.

"Menetapkan standar untuk masa depan kita," ujar Herdman, menegaskan bahwa FIFA Series adalah fondasi dari proyek besar yang tengah ia bangun.

TIMNAS INDONESIA - Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia menjalani latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (24/3/2026). Latihan tersebut dilakukan jelang laga di FIFA Series 2026. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
TIMNAS INDONESIA - Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia menjalani latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (24/3/2026). Latihan tersebut dilakukan jelang laga di FIFA Series 2026. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Menariknya, Herdman juga menyisipkan target ambisius dalam ajang ini. 

Dengan kehadiran Bulgaria sebagai peserta dengan ranking tertinggi, ia melihat peluang untuk menciptakan sejarah.

Jika melihat ranking FIFA, Indonesia (121) dan Bulgaria (87), keduanya memang berpotensi bertemu di final.

Kemenangan keduanya di laga pertama akan menghadirkan final ideal Bulgaria vs Indonesia yang dijadwalkan 30 Maret 2026.

Namun syaratnya, keduanya harus menang di laga pertama. Indonesia menang atas Saint Kitts and Nevis, sedangkan Bulgaria menang melawan Kepulauan Solomon.

"Bisakah kita menjadi tim pertama yang mengalahkan tim kuat asal Eropa? Itulah awalnya," tegasnya.

Skenario ini menjadi ujian ideal untuk mengukur sejauh mana perkembangan skuad Garuda di bawah arah baru Herdman.

Baca juga: Final Ideal FIFA Series 2026: Indonesia vs Bulgaria, Jay Idzes Jalani Reuni Mini dari Venezia

Dari Underdog Menuju Sejarah

Herdman sendiri dalam wawancara bersama ASEAN United FC beberapa waktu lalu mengungkapkan, dirinya tak menutup mata bahwa Indonesia saat ini masih berstatus underdog di level internasional.

Namun, justru dari posisi itulah ia ingin membangun kekuatan baru.

Ia membawa pengalaman sukses bersama Kanada—mengakhiri puasa 36 tahun lolos Piala Dunia 2022—sebagai inspirasi.

Kini, target serupa dibidik bersama Indonesia: lolos ke Piala Dunia 2030.

Baginya, proyek Timnas Indonesia bukan sekadar pekerjaan, melainkan misi transformasional.

Ia ingin membangun keyakinan sebagai bangsa, menciptakan rasa hormat, dan menetapkan ekspektasi realistis untuk bersaing di level tertinggi.

FIFA Series 2026 hanyalah langkah pertama dari perjalanan panjang. Setelah ini, Timnas Indonesia akan menghadapi kalender padat, termasuk FIFA Matchday sepanjang tahun dan Piala AFF 2026.

Namun satu hal yang jelas: Herdman tidak ingin terburu-buru mengejar hasil instan. Ia ingin membangun sesuatu yang berkelanjutan—tim yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga punya identitas kuat.

Debut di Gelora Bung Karno nanti mungkin hanya berlangsung 90 menit. Namun bagi John Herdman, itu adalah awal dari upaya besar mengubah wajah sepak bola Indonesia.

Jadwal Lengkap FIFA Series 2026 (WIB):

Jumat, 27 Maret 2026 (Semifinal)

15.30 WIB: Bulgaria vs Kepulauan Solomon

20.00 WIB: Indonesia vs St. Kitts and Nevis

Senin, 30 Maret 2026 (Final & Perebutan Tempat Ketiga)

15.30 WIB: Perebutan Tempat Ketiga (Tim Kalah Semifinal 1 vs Tim Kalah Semifinal 2)

20.00 WIB: Final (Pemenang Semifinal 1 vs Pemenang Semifinal 2).

Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Kiper:

Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)
Emil Audero (Cremonese/Italia)
Maarten Paes (Ajax Amsterdam/Belanda)
Nadeo Argawinata (Borneo FC)

Bek:

Dean James (Go Ahead Eagles/Belanda)
Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)
Elkan Baggott (Ipswich Town/Inggris)
Jay Idzes (Sassuolo/Italia)
Justin Hubner (Fortuna Sittard/Belanda)
Kevin Diks (Borussia Moenchengladbach/Jerman)
Nathan Tjoe-A-On (Willem II/Belanda)
Rizky Ridho (Persija Jakarta)
Sandy Walsh (Buriram United/Thailand)

Gelandang:

Calvin Verdonk (Lille/Prancis)
Eliano Reijnders (Persib Bandung)
Ivar Jenner (Dewa United)
Joey Pelupessy (Lommel/Belgia)
Jordi Amat (Persija Jakarta)

Penyerang:

Beckham Putra Nugraha (Persib Bandung)
Mauro Ziljstra (Persija Jakarta)
Ole Romeny (Oxford United)
Ragnar Oratmangoen (Dender/Belgia)
Ramadhan Sananta (DPMM/Malaysia)
Yakob Sayuri (Malut United)

(Tribunnews.com/Tio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.