Reporter: Rifky Edgar
SURYA.CO.ID, MALANG - Sebuah tragedi memilukan menggemparkan warga di sekitar apartemen Every Day Soekarno Hatta (Suhat) Malang, Jawa Timur (Jatim) pada Rabu (25/3/2026) dini hari.
Seorang mahasiswa asal Jakarta ditemukan tewas bersimbah darah setelah diduga melompat dari lantai 11 bangunan tersebut.
Korban yang diketahui bernama Clansy Louis Sunanto (20), ditemukan dalam posisi tertelungkup di area lantai dasar apartemen dengan kondisi yang sudah tidak bernyawa.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh saksi mata bernama Melfriano Nelcian, seorang mahasiswa yang saat itu tengah berada di area lobi apartemen.
Melfriano mengaku mendengar suara dentuman keras yang jatuh dari arah atas bangunan, yang kemudian memicu rasa penasarannya untuk mengecek lokasi suara.
"Waktu itu saksi yang sedang duduk di lobi mendengar ada suara yang jatuh dari atas. Lalu setelah dilihat, ternyata yang jatuh manusia," ujar Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta.
Saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada resepsionis hotel, Aan Wijaya, sebelum akhirnya diteruskan kepada pihak kepolisian.
Berdasarkan penyelidikan kepolisian, terungkap fakta bahwa korban sempat memberikan sinyal terkait aksi nekatnya melalui media sosial (medsos).
Teman korban, Iori Yagami, sempat berupaya mencari keberadaan korban ke tempat kosnya di Jalan Bunga Merah, namun hasilnya nihil.
"Temannya ini sempat mencari ke kosan tapi tidak ada. Lalu saat lewat di jembatan Suhat, ia melihat ada kerumunan dan ternyata yang meninggal adalah temannya," lanjut Kompol Anang.
Pihak kepolisian menyebutkan, bahwa berdasarkan keterangan saksi, niat korban untuk mengakhiri hidup diduga sudah ada sejak setahun yang lalu. Kejadian serupa di kawasan Soekarno Hatta, Malang, memang beberapa kali menjadi perhatian publik terkait isu kesehatan mental di kalangan mahasiswa.
Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi dan pihak keluarga berencana membawa jenazah kembali ke Jakarta untuk proses pemakaman.