Efisiensi Penggunaan BBM, Gubernur Khofifah Bakal Berlakukan WFH Setiap Rabu Bagi ASN Pemprov Jatim
Januar March 25, 2026 02:14 PM

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Fatimatuz 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar apel sekaligus Halal Bihalal bersama ASN pasca libur Hari Raya Idul Fitri di halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jatim, Rabu (25/3/2026) pagi. 

Di kesempatan kali ini, Gubernur Khofifah juga mengumumkan bahwa Pemprov Jatim akan mulai menerapkan sistem Work From Home (WFH) bagi ASN guna menjaga kesinambungan pelayanan publik dan mendukung upaya pemerintah pusat dalam penghematan BBM. 

“Mulai minggu depan WFH kita dilaksanakan pada hari Rabu. Jadi Senin Selasa Kamis dan Jumat kita bekerja secara optimal. Sistem WFH ini kita laksanakan elaras dengan kebijakan penghematan BBM dari pemerintah pusat,” tegas Gubernur Khofifah. 

Ia menekankan bahwa WFH bukan tambahan libur ataupun cuti, melainkan mekanisme kerja fleksibel yang tetap menuntut kedisiplinan, tanggung jawab, dan produktivitas tinggi dari seluruh ASN.

Baca juga: Hari Pertama Kerja Pasca Libur Lebaran, Bupati Lamongan Minta ASN Terapkan Efisiensi

Mesti diterapkan sistem WFH pelayanan publik tidak boleh berkurang. Justru kinerja tetap optimal dan koordinasi harus tetap kuat.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menyampaikan WFH merupakan pilihan tepat dibanding WFA. Alasannya, ketika seorang ASN melaksanakan tugasnya di rumah maka, akan terkonfirmasi oleh seluruh anggota keluarga sehingga dirasa lebih produktif dan saling memberikan suport. 

“WFH dirumah seluruh anggota keluarga bisa melakukan monitoring bahwa suami/istri hingga anggota keluarga lain bisa turut mensuport sedang bekerja dan melaksanakan pekerjaan dari rumah,” terangnya. 

Hari Rabu dipilih sebagai waktu yang tepat untuk pelaksanaan WFH sebab jika dilakukan pada hari Jumat terdapat kecenderungan libur panjang atau long weekend. Yang mana hal ini justru menambah potensi konsumsi BBM justru meningkat dan tidak hemat. 

Setelah dihitung dan dilakukan exercise, setiap pegawai Pemprov Jatim menuju ke kantor membutuhkan jarak sekitar 14 km sehingga jarak atau average 28 km setiap hari. Dari jumlah itu bisa diketahui penggunaan BBM yang dibutuhkan rata rata harian setiap pegawai Pemprov Jatim. 

“Kalau WFH dilaksanakan hari Jumat ada kecenderungan pulang kampung, rekreasi dan kegiatan lain yang menghabiskan BBM lebih banyak karena berdekatan dengan Long Weekend,” sebutnya. 

Gubernur Khofifah menegaskan, kebijakan WFH ini dimaksudkan agar produktivitas seluruh ASN tidak berkurang. Dengan tegas ia meminta seluruh layanan publik harus terlaksana dan berjalan 100 persen dan BKD  akan aktif memantau absensi dari seluruh pegawai ASN. 

Tidak hanya itu, momentum Idul Fitri harus dijadikan sebagai titik awal baru dalam memperkuat soliditas dan solidaritas semangat pengabdian dalam bekerja kepada masyarakat. 

“Hari ini bukan sekadar hari pertama kita kembali bekerja, tetapi menjadi momentum reset semangat, memperkuat soliditas dan solidaritas serta komitmen kita sebagai ASN,” ungkapnya.

Menurutnya, nilai-nilai yang telah dilatih selama bulan Ramadan, seperti disiplin, kejujuran, dan keikhlasan, harus tercermin dalam kinerja ASN pasca Lebaran.

“Seluruh jajaran ASN harus kembali bekerja dengan kualitas yang lebih baik, lebih profesional, lebih bertanggung jawab, dan lebih berorientasi pada pelayanan,” tambahnya.

Dalam kondisi tersebut, ASN Jawa Timur diminta hadir sebagai garda terdepan dalam memastikan masyarakat merasa aman, terlayani, dan diperhatikan oleh negara.

“Tidak boleh ada penurunan ritme kerja pasca libur. Hari pertama ini menjadi tolok ukur komitmen kita dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.