Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU –Momen silaturahmi Lebaran yang seharusnya penuh kebersamaan justru berubah menjadi musibah bagi seorang pengurus partai di Kota Bengkulu.
Uang tunai sebesar Rp23,7 juta yang disimpan di kamar mes kantor partai dilaporkan hilang diduga digondol maling saat ditinggal keluar pada hari kedua Idul Fitri.
Peristiwa pencurian uang di mes kantor partai ini terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 17.30 WIB di salah satu kamar mes Kantor Partai Perindo yang berada di kawasan Jalan Sutoyo, Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu.
Saat ditemui di lokasi kejadian pada Rabu (25/3/2026), Jhon Heri (56) selaku pengurus partai sekaligus pelapor membenarkan peristiwa tersebut.
Ia tampak masih syok atas kejadian yang menimpa dirinya dan keluarga di tengah suasana Lebaran.
"Saya itu dalam perjalanan pulang dari Bengkulu Utara. Saya sampai disini kamar itu sudah terbuka dan didalamnya sudah dalam kondisi diacak-acak," ungkap Jhon.
Uang Puluhan Juta Disimpan untuk Keperluan DO Batu Bara
Berdasarkan keterangan pelapor, uang Rp23,7 juta tersebut dipegang oleh istrinya untuk keperluan operasional pengambilan Delivery Order (DO) batu bara.
Uang itu disimpan di dalam lemari di salah satu kamar mes kantor partai.
Saat itu, istri pelapor sedang berada di kamar tersebut. Namun karena hendak keluar untuk mencari makan, ia meninggalkan uang di dalam kamar dalam kondisi terkunci.
Sebelum pergi, kunci kamar mes justru diletakkan di bawah salah satu pot bunga yang berada di depan kamar.
Hal ini dilakukan karena Jhon Heri sedang dalam perjalanan dari Bengkulu Utara menuju kantor partai dan diperkirakan segera tiba.
“Karena saya masih di jalan, istri saya meninggalkan kunci di bawah pot supaya saya bisa masuk,” jelasnya.
Pintu Terbuka, Isi Kamar Sudah Diacak
Setibanya di Kantor Partai Perindo, Jhon mendapati pintu kantor sudah dalam keadaan terbuka tanpa ada tanda-tanda kerusakan pada bagian pintu.
Namun ketika masuk ke dalam, kondisi ruangan sudah berantakan. Lemari tempat penyimpanan uang terlihat terbuka, sementara uang yang sebelumnya disimpan di dalamnya sudah tidak ada lagi.
Tidak ditemukan tanda-tanda pembongkaran paksa, sehingga kuat dugaan pelaku mengetahui lokasi kunci atau memanfaatkan kelalaian korban.
"Untuk sementara belum ada yang dicurigai," kata Jhon.
Diduga Pelaku Mengetahui Lokasi Kunci
Dari hasil pengamatan di lokasi, kamar mes berada di area kantor yang cukup mudah diakses dari halaman depan. Letak pot bunga tempat kunci disimpan juga berada di area yang terlihat dari luar.
Kondisi ini membuka kemungkinan pelaku mengetahui keberadaan kunci atau sempat mengawasi aktivitas korban sebelum beraksi.
Peristiwa pencurian uang di mes kantor partai saat Lebaran ini diduga terjadi dalam rentang waktu singkat ketika kamar ditinggalkan dalam keadaan kosong.
Dilaporkan ke Polsek Ratu Agung
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp23.700.000. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk kepentingan usaha terkait distribusi batu bara.
Jumlah kerugian yang cukup besar membuat korban segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Pada hari yang sama, Jhon Heri langsung melapor ke Polsek Ratu Agung. Ia berharap pelaku pencurian uang di mes kantor partai tersebut dapat segera ditangkap dan uangnya dapat kembali.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian.
“Saya berharap polisi bisa segera mengungkap kasus ini. Uang itu sangat penting untuk usaha,” ujarnya.