Update Kasus Penusukan WNA di Kerobokan: Aksi Terencana, Sayatan di Leher, Bahu Hingga Lengan
Ngurah Adi Kusuma March 25, 2026 06:24 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kasus penusukan WNA di Kerobokan sampai saat ini masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian mengingat aksi ini merenggut nyawa korban.

Pihak kepolisian sendiri menyebut sudah mengantongi ciri-ciri pelaku yang melakukan penusukan terhadap korban.

Seperti diketahui, WNA) asal Belanda berinisial RP (49) tewas setelah tikaman senjata tajam oleh dua pria tak dikenal

Dari hasil penyelidikan dan pengamatan, korban mengalami luka yang cukup berat terutama luka penusukan di area vital.

Baca juga: KARAKTER dan Anatomi Jadi Kekuatan Ogoh-ogoh Tampaksiring, Wawancara Khusus dengan Gus Man Surya!

Ps Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti menjelaskan bahwa ada luka robek parah di wajah hingga mengenai telinga kiri, serta luka di leher, bahu, lengan, punggung, dan paha. 

Diduga kuat korban tewas akibat kehabisan darah usai ditikam berkali-kali.

"Di lokasi kejadian, unit reskrim menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya pecahan mata pisau, kacamata, handphone, sandal, serta bagian senter," ucapnya.

Tidak ada barang milik korban yang dilaporkan hilang dalam peristiwa ini.

Hal ini menguatkan dugaan bahwa aksi tersebut bukan perampokan, melainkan serangan terencana.

Disinggung mengenai hasil penyelidikan sementara, diakui jika di TKP minimnya CCTV di area villa, sehingga menjadi kendala dalam pengungkapan kasus.

Namun jajaran reskrim disebutkan sudah memburu jejak pelaku melalui rekaman kamera di jalur keluar masuk gang.

"Ciri-ciri kedua pelaku telah dikantongi. Namun masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas dan motif di balik pembunuhan sadis ini," imbuhnya.

Baca juga: Kemenpar Sebut Kunjungan Turis Masuk Bali Saat Libur Lebaran dan Nyepi 2026 Meningkat 3,5 Persen 

TKP - Kembali aksi kriminal dengan korban WNA terjadi di Bali. Dan kali ini terjadi di Badung, Bali. Korbannya seorang WNA Belanda yang mengalami penusukan.
TKP - Kembali aksi kriminal dengan korban WNA terjadi di Bali. Dan kali ini terjadi di Badung, Bali. Korbannya seorang WNA Belanda yang mengalami penusukan. (Tribun Bali/ISTIMEWA)

Baca juga: Banyak Tantangan, Koster Puji Integritas Pansus TRAP DPRD Bali

Polisi Terjunkan Tim Gabungan

Kombes Pol Ariasandy, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menerjunkan tim gabungan untuk mengungkap kasus ini.

Penyelidikan intensif kini dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi kunci yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

"Saat ini kita masih laksanakan lidik. Untuk korban sudah kita evakuasi ke rumah sakit. Saat ini tim dari Polsek, Polres maupun dari Resmob Polda sudah turun untuk kemudian melaksanakan lidik, berupaya mengejar pelaku," ujar Kombes Pol Ariasandy saat dijumpai Tribun Bali di Nusa Dua, Bali, pada Selasa 24 Maret 2026.

Dugaan Serangan Terencana

"Di lokasi kejadian, unit reskrim menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya pecahan mata pisau, kacamata, handphone, sandal, serta bagian senter," ucapnya.

Dar hasil pemeriksaan sementara, tidak ada barang milik korban yang dilaporkan hilang dalam peristiwa ini.

Hal ini menguatkan dugaan bahwa aksi tersebut bukan perampokan, melainkan serangan terencana.

Mengenai motif dan identitas pelaku, Kombes Pol Ariasandy menyatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah ada hubungan antara korban dan pelaku. 

Hingga saat ini, polisi masih mendalami rekaman CCTV dan keterangan saksi untuk mengungkap siapa di balik penyerangan tersebut.

"Pelaku belum diketahui warga negara mana karena pada saat kejadian menggunakan pakaian tertutup dan helm tertutup," ujar Kombes Pol Ariasandy. 

"Sementara kita masih lakukan lidik dan identifikasi dalam hal ini,”

“Kami belum bisa sampaikan sejauh mana kemungkinan mereka saling kenal, karena tim masih bekerja di lapangan," pungkasnya. (*)

agus aryanta

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.