Jakarta (ANTARA) - Polsek Kelapa Gading tengah menyelidiki penyebab kebakaran toko laundry yang mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar di Jalan Kelapa Nias Raya Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu.

“Kami masih melakukan proses penyelidikan,” kata Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim di Jakarta, Rabu.

Saat pemadaman api, kata dia, petugas sudah melakukan cek lokasi kejadian, memeriksa dan mengambil keterangan dari sejumlah saksi.

Kemudian mengamankan barang bukti yang ada di lokasi kejadian. Kobaran api dapat dipadamkan Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu dengan mengerahkan10 mobil pemadam dengan 50 personel.

Kerugian materi akibat kebakaran itu, kata dia, berupa empat unit mesin cuci, empat unit mesin pengering, satu unit kulkas, satu unit perangkat CCTV dan mobil yang mengalami kerusakan di bagian depan serta pakaian laundry yang ikut terbakar

Kiki mengatakan korban berinisial YN merupakan karyawan laudry yang mengalami luka bakar pada muka, leher, dan kedua tangan.

“Korban ini mengalami luka bakar 18 persen dan dirujuk ke RSUD Koja. Korban kedua, wanita yang juga karyawan laundry IP mengalami shock,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan korban, saat itu karyawan laundry yang bekerja sebagai kurir barang ingin memasak air menggunakan kompor gas dengan tabung gas 3 Kg

Namun, tiba-tiba api menyala dari kompor dan juga selang tabung, sehingga menjalar ke ruangan laundry hingga terbakar.

Petugas Gulkarmat Jakut pun tiba di lokasi pukul 14.42 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 15.57 WIB setelah mengerahkan 10 unit mobil pemadam dan 50 petugas damkar yang berjibaku memadamkan api

“Pemadaman sudah selesai dan api dapat diatasi oleh petugas,” ujar Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman.

Dia menduga kebakaran itu terjadi akibat kebocoran gas elpiji dan api membesar membakar toko laundry seluas 39 meter persegi (m2).

“Untuk kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta,” katanya.