Kronologi Bocah 9 Tahun Dianiaya Ustaz di Probolinggo Gara-gara Tak Sengaja Bikin Lecet Mobil Kyai
Amir M March 25, 2026 09:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Seorang anak di Probolinggo menjadi korban penganiayaan ustaz di musala tempatnya mengaji.

Kejadian ini baru terungkap setelah anak itu menceritakan kepada orang tuanya.

Keluarga pun memutuskan melaporkan kasus tersebut ke pihak berwenang.

Kronologi kasus

Bocah berinisial MFR (9), warga Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur menjadi korban penganiayaan guru ngajinya di sebuah musala setempat. 

Kasus tersebut kini tengah ditangani Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polres Probolinggo Kota.

Ayah korban, Sulaiman, mengatakan peristiwa itu diketahui setelah anaknya mengadu usai buka puasa pada Kamis (19/3/2026).

Saat itu, korban mengaku telah dibanting oleh guru ngajinya.

"Setelah buka puasa, anak saya bilang kalau dibanting oleh ustaznya.

Dia juga bilang ada videonya.

Setelah sekitar setengah jam, videonya ditunjukkan dan ternyata kejadiannya cukup parah," beber Sulaiman, Selasa, (24/3/2026).

Seusai melihat video tersebut, lanjut Sulaiman, istrinya mendatangi musala tempat anaknya mengaji untuk meminta klarifikasi kepada guru ngaji.

Penjelasan yang didapat, pelaku mengaku emosi karena korban menggores mobil milik kiainya.

"Istri saya menanyakan apa salah anak saya sampai diperlakukan seperti itu.

Katanya karena anak saya melecetkan mobil milik kyai. 

Padahal waktu itu banyak anak-anak dan kejadian itu tidak disengaja," ujar Sulaiman.

Sulaiman menyebut pihak keluarga sempat menerima kedatangan pelaku yang ingin meminta maaf sehari setelah kejadian.

Namun, keluarga memutuskan tetap melaporkan kasus tersebut karena menilai tindakan pelaku sudah berlebihan dan parah.

"Kalau menegur atau mendidik anak seharusnya tidak dengan cara seperti itu.

Keluarga sepakat untuk tetap melaporkan karena ini sudah terlalu parah," tegasnya.

Sementara itu, Kasat PPA-PPO Polres Probolinggo Kota, AKP Rini Ifo Nila Krisna, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan terhadap anak tersebut dan menyatakan proses penyelidikan masih berjalan.

"Ini merupakan dugaan penganiayaan terhadap anak yang saat ini sedang dalam proses penyelidikan oleh Sat PPA-PPO Polres Probolinggo Kota.

Prosesnya masih berjalan dan akan terus kami dalami," tutur AKP Nila.

Baca juga: Kasus Wali Murid Aniaya Guru di Flores Timur Disorot, Siswa Dipindahkan dari Sekolah

Guru ngaji di Probolinggo aniaya bocah gara-gara tak sengaja menggores mobil kyai.
Guru ngaji di Probolinggo aniaya bocah gara-gara tak sengaja menggores mobil kyai. (Tribun Trends/tangkapan layar video)

Sementara, lanjut AKP Nila, motifnya karena pelaku kesal terhadap korban yang tidak sengaja menggores kendaraan milik kyai, pemilik musalla tempat mengaji, yang saat ini sedang menjalankan ibadah umroh.

"Dari keterangan awal korban, kejadian bermula saat korban mengeluarkan sepeda dan tidak sengaja menggores kendaraan milik kiai pemilik musala tempat mengaji.

Hal itu kemudian diketahui oleh ustaz tersebut lalu emosi dan banting korban," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.