Erick Thohir Tak Sabar Menantikan Era Baru Timnas Indonesia: FIFA Series 2026 Jadi Ujian Menjadi Tim Kelas Dunia
Sasongko Dwi Saputro March 25, 2026 06:33 PM

MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir berharap Timnas Indonesia dapat melewati FIFA Series 2026 sebagai ujian perdana menjadi tim kelas dunia

BOLASPORT.COM - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai ajang FIFA Series 2026 menjadi momentum penting Timnas Indonesia untuk mengukur kemampuan menghadapi lawan dengan kualitas internasional.

Sebagai salah satu tuan rumah FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Indonesia akan membuka pertandingan Jumat 27 Maret 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Saint Kitts and Nevis dikenal jadi tim kawasan Karibia yang mengandalkan keandalan fisik dan kecepatan.

Eks Presiden Inter Milan tersebut berpendapat bahwa kehadiran lawan-lawan dari Karibia dan Eropa bakal jadi pengalaman berharga bagi Timnas Indonesia.

Kehadiran mereka diharapkan bakal menambah khazanah pengetahuan bagi pencinta sepak bola nasional.

“FIFA Series ini memberi tantangan yang benar-benar berbeda bagi Timnas Indonesia," ujar Erick Thohir pada Rabu (25/3/2026) di Jakarta melalui rilis yang diterima BolaSport.com.

"Kita menghadapi tim dari kawasan Karibia dan Eropa dengan karakter permainan yang berbeda."

"Ini kesempatan besar bagi pemain dan juga publik untuk melihat standar sepak bola dunia,” imbuhnya.

Pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis diperkirakan menjadi duel menarik.

Pasalnya, lawan diperkuat beberapa pemain yang sudah berpengalaman berkarier di Liga Inggris.

Pengalaman tersebut membuat tim Karibia itu memiliki karakter permainan yang kuat secara fisik dan cepat dalam transisi serangan.

Namun Erick menilai Timnas Indonesia juga memiliki fondasi pertahanan yang solid untuk menghadapi tantangan tersebut.

Di lini belakang, Indonesia diperkuat sejumlah bek tangguh seperti Jay Idzes, Justin Hubner, dan Rizky Ridho.

Lini belakang semakin kuat seusai kembalinya Elkan Baggott setelah dua tahun absen membela Timnas Indonesia.

Barisan lini belakang Skuad Garuda akan menghadapi dua pemain Saint Kitts and Nevis yang berlaga di kompetisi Inggris, seperti Jordan Bowery dan Tyrese Shade.

Menurut Erick, kombinasi pemain yang bermain di Eropa dan kompetisi domestik memberikan keseimbangan penting bagi lini pertahanan Garuda.

“Kita punya bek yang kuat dan sudah terbiasa menghadapi pemain dengan intensitas tinggi. Ini akan menjadi duel yang menarik antara pertahanan Indonesia melawan penyerang Saint Kitts and Nevis,” kata Erick.

Selain menghadapi Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia berpotensi menghadapi Bulgaria di FIFA Series 2026.

Bulgaria datang ke Jakarta dengan sejumlah pemain-pemain yang berkarier di liga top Eropa, seperti Petko Hristov dari klub Italia Spezia.

Menurut Erick, menghadapi tim dengan pengalaman kompetisi Eropa akan menjadi ujian nyata bagi perkembangan Timnas Indonesia.

“Jika kita menghadapi Bulgaria, itu akan menjadi pengalaman luar biasa. Mereka memiliki pemain yang bermain di liga top Eropa dan tentu akan memberi tantangan berbeda bagi Timnas,” ujarnya.

Selain aspek kompetisi, Erick menegaskan FIFA Series juga sangat penting bagi posisi Indonesia dalam ranking FIFA.

Saat ini Indonesia berada di peringkat 121 dunia, dan pertandingan di turnamen tersebut memiliki status FIFA Grade A, yang berarti poin yang diperoleh akan berpengaruh langsung terhadap peringkat internasional.

Erick juga menekankan pentingnya turnamen ini sebagai sarana edukasi bagi publik sepak bola Indonesia.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa menghadapi tim dari berbagai kawasan dunia memberikan pengalaman yang jauh berbeda dibandingkan pertandingan regional.

“Kita ingin publik melihat langsung bagaimana kualitas lawan dari berbagai belahan dunia. Ini penting agar kita semua memahami standar kompetisi global,” ujarnya.

Dengan atmosfer GBK yang selalu dipenuhi dukungan supporter Timnas, Erick optimistis FIFA Series 2026 bisa menjadi panggung penting bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan perkembangan mereka di level internasional.

“Ini kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk membuktikan diri. Kita ingin menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia terus berkembang dan siap bersaing di level dunia,” katanya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.