Tetapkan Target Raih Medali PON XXII 2028, Kick Boxing NTT Matangkan Persiapan Atlet  
Sipri Seko March 25, 2026 07:39 PM

POS-KUPANG.COM, KUPANG – KONI Pusat telah menetapkan cabang olahraga yang dipertandingkan dan dilombakan di PON XXII 2028. Bersama KONI NTT, NTB dan DKI Jakarta, juga sudah ditetapkan daerah atau tuan rumah penyelenggaraan cabang olahraga yang dipertandingankan dan dilombakan tersebut.

Saat ini, pengurus cabang olahraga yang telah ditetapkan tersebut sudah mulai melakukan persiapan. Menetapkan target agar fokus dalam persiapan, Pengurus Provinsi (Pengprov) Kick Boxing Indonesia Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mematangkan berbagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028.

Sejumlah langkah strategis mulai dilakukan, baik dari sisi pembinaan atlet, kesiapan venue, hingga koordinasi internal organisasi.

Ketua Pengprov Kick Boxing NTT, Alexon Lumba, mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih fokus pada tahap persiapan menyeluruh sebelum menetapkan target pasti perolehan medali. Menurutnya, capaian tersebut sangat bergantung pada kesiapan atlet yang diproyeksikan sejak awal.

“Untuk target medali tentu kami optimistis bisa meraih, baik emas, perak, maupun perunggu. Namun, jumlah pastinya akan disesuaikan dengan perkembangan persiapan atlet hingga mendekati pelaksanaan PON,” ujarnya di Kupang, Rabu (26/3/2026).

Alexon menegaskan, status NTT sebagai tuan rumah PON 2028 menjadi keuntungan tersendiri bagi cabor kick boxing. Pasalnya, NTT tidak perlu melalui babak kualifikasi atau Pra PON, sehingga memiliki waktu lebih panjang untuk mempersiapkan atlet secara maksimal.

Ketua KONI NTT, Josef Nae Soi ketika memberikan motivasi buat Atlet cabang kickboxing PON XXI Aceh-Sumut 2024 dari Provinsi NTT, Susanti Ndapataka
Ketua KONI NTT, Josef Nae Soi ketika memberikan motivasi buat Atlet cabang kickboxing PON XXI Aceh-Sumut 2024 dari Provinsi NTT, Susanti Ndapataka (POS-KUPANG.COM/SIPRI SEKO)

Prestasi PON XXI Aceh-Sumut 2024 Jadi Rujukan 

Selain itu, capaian pada PON sebelumnya di Aceh-Sumatera Utara 2024 juga menjadi modal penting untuk meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri atlet.

“Kami sudah punya pengalaman dan capaian medali di PON sebelumnya. Ini menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk tampil lebih baik saat menjadi tuan rumah,” katanya.

Di sisi lain, kesiapan sarana dan prasarana juga menjadi perhatian. Alexon mengakui bahwa kondisi venue saat ini masih sederhana. Namun, pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta panitia pelaksana guna memastikan fasilitas pertandingan yang lebih representatif.

“Kota Kupang akan menjadi tuan rumah untuk cabor kick boxing. Karena itu, kami terus berkoordinasi agar venue yang disiapkan memenuhi standar dan mampu mendukung performa atlet,” ujarnya.

Sementara itu, proses pembinaan atlet terus berjalan. Para atlet saat ini menjalani latihan rutin di bawah arahan pelatih, dengan fokus pada peningkatan teknik, fisik, serta mental bertanding. Pengprov juga tengah menyusun program jangka panjang untuk memastikan kesiapan atlet tetap terjaga hingga PON XXII 2028.

Tak hanya itu, Pengprov Kick Boxing NTT juga berencana menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pengurus dalam waktu dekat. Rapat tersebut akan membahas langkah-langkah strategis, termasuk pemetaan kekuatan atlet, program latihan, hingga kebutuhan pendukung lainnya.

“Awal April kami akan melaksanakan rapat bersama seluruh pengurus untuk mematangkan program kerja dan strategi menghadapi PON,” kata Alexon.

Ia berharap, dengan persiapan yang matang dan dukungan semua pihak, cabor kick boxing NTT mampu memberikan kontribusi prestasi yang membanggakan bagi daerah saat menjadi tuan rumah PON 2028. *

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.