Mengenal Surga Bawah Laut Bunaken, Dulu Dipercaya Dihuni Roh Jahat
GH News March 25, 2026 08:09 PM
Manado -

Bunaken di Manado, Sulawesi Utara memiliki alam bawah laut dengan biodiversitas tertinggi di dunia. Bunaken juga banyak spot diving buat para penyelam.

Bunaken punya ekosistem perairan tropis yang terdiri dari ekosistem hutan bakau, padang lamun, terumbu karang, dan ekosistem daratan pesisir.

Bagian utara meliputi Pulau Bunaken, Manado Tua, Mantehage, Siladen, Nain, Nain Kecil, dan pesisir Tanjung Pisok-Molas/Wori. Sedangkan bagian selatan meliputi pesisir Poopoh-Popareng (termasuk pesisir Arakan-Wawontulap/Tanjung Kelap).

Bunaken ditetapkan sebagai taman nasional pada 1991, meliputi wilayah seluas 890, 65 km persegi, terbagi menjadi 97% habitat laut dan 3% sisanya daratan, yang meliputi Pulau Bunaken, Manado Tua, Siladen, Mantehege, dan Nain.

Terdapat 20 titik penyelaman di Taman Laut Bunaken dengan kedalaman yang bervariasi hingga 1.344 meter. Sejumlah titik selam diantaranya di sekitar Pulau Bunaken, terdiri dari Lekuan, Fakui, Mandolin, Tanjung Parigi, Ron's Point, Pangalisang, Muka Kampung, Sachiko Point, dan Bunaken Timur.

Sebagian besar dari titik penyelaman di Pulau Bunaken berjajar dari bagian tenggara hingga bagian barat laut pulau.

Di wilayah ini terdapat underwater great walls, yang disebut juga hanging walls atau dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas.

Taman Nasional Bunaken berada di pusat segitiga karang dunia. Ikan purba (Coeclacanth/ Latimeria Manadoensis) juga masih bisa ditemukan di Teluk Manado.

Tercatat ada 2000 jenis ikan karang yang hidup di alam bawah laut Bunaken, 200 spesies moluska dengan 390 spesies terumbu karang, delapan spesies mamalia laut seperti duyung dan lumba-lumba.

Sebelum tahun 1970-an, perairan Bunaken oleh nelayan setempat dianggap dihuni oleh roh jahat. Penyelaman pertama oleh penyelam dari Manado pada 1975 menjadi pengalaman yang mendebarkan, saat itu para nelayan sudah memperingatkan para penyelam.

Ketika para penyelam tidak muncul dan hanya menampakkan gelembung udara yang pecah di permukaan, semakin yakinlah para nelayan itu.

Namun, keyakinan berubah ketika para penyelam kembali muncul dengan selamat. Mereka menemukan ikan langka dan tumbuhan laut di dinding karang yang masih murni, sangat fantastis dengan hewan-hewan laut di dalam imajinasi mereka.

Sebenarnya bukan roh jahat yang menghuni perairan Bunaken, tetapi dihuni oleh ikan penyengat iblis atau ikan setan berduri (Inimicus didactylus). Ikan penyengat iblis sering menggali ke dalam pasir, yang menambah sifat berbahayanya karena mereka tidak dapat terlihat dengan jelas.

Jika terinjak, duri-durinya akan menimbulkan sengatan beracun yang dapat berakibat fatal jika tidak segera diobati.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.