Disebut 'Peristiwa Bersejarah', Bahasa Indonesia Resmi Dipakai Vatican News
Tarsisius Sutomonaio March 26, 2026 01:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi di Vatican News mulai Rabu, 25 Maret 2026.

Kerja sama ini ditandatangani oleh Ketua Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr Agustinus Tri Budi Utomo, dan Prefek Dikasteri Komunikasi Takhta Suci, Dr Paolo Ruffini.

Kini, Indonesia merupakan negara pertama dari kawasan Asia Tenggara yang bahasa nasionalnya resmi dipakai di Vatican News.

Secara global, bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi ke -57 yang digunakan di Vatican News.

Proses Panjang

Ruffini menyatakan penggunaan bahasa Indonesia di Vatican News melewati proses diplomasi panjang sejak 2024.

Vatikan kian bersemangat melihat antusiasme masyarakat Indonesia saat kunjungan Paus Fransiskus ke Tanah Air pada tahun itu.

Baca juga: Peziarah asal Indonesia Batal ke Vatikan Efek Konflik Timur Tengah

 

"Impian kami adalah menciptakan platform agar komunitas Katolik di seluruh dunia terhubung sepenuhnya,” katanya.

Kerja sama ini, ucapnya, sebagai wujud nyata hubungan diplomatik Indonesia dan Takhta Suci selama hampir 76 tahun.

Berdasarkan catatan Sejarah, Takhta Suci merupakan negara Eropa pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1947.

Saat itu, Vatikan mengirimkan delegasi Apostolik untuk mendukung kaum muda di Indonesia.

Peristiwa Bersejarah

“Ini merupakan peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi umat Katolik di Indonesia,” kata Duta Besar Indonesia untuk Takhta Suci, Vatikan, Michael Trias Kuncahyono.

Ia berharap Komite Komunikasi Sosial KWI dan Dikasteri Komunikasi dapat terus mendukung kerja sama ini pada masa mendatang.

Bersama Radio Vatikan, L’Osservatore Romano (surat kabar harian Vatican), dan Vatican Media, portal ini berkomunikasi dan berinteraksi melalui audio, video, teks, dan gambar. (KBRI Takhta Suci)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.