BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Musibah kebakaran permukiman terjadi di Jalan Mualimin, Kelurahan Barabai Darat, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Rabu, (25/03/2026) sore sekitar pukul 17.55 Wita.
Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya empat unit rumah warga yang mayoritas berbahan kayu. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah petugas gabungan berjibaku di lokasi kejadian.
Kasi Kedaruratan BPBD HST, Fitriadi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah tersebut.
“Alhamdulillah api sudah berhasil dipadamkan 100 persen dan tidak ada korban jiwa. Namun kerugian material cukup besar karena beberapa rumah terbakar dengan kondisi parah,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kondisi bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat membesar dan merambat ke rumah lainnya.
Baca juga: Membludak, Wisata Air HST Dipenuhi Warga, Pengunjung Diimbau Tetap Hati-Hati
Baca juga: Viral Peringatan Larangan Berenang di Sungai Alalak Banjarmasin, Singgung Keberadaan Hantu Banyu
“Api cepat menyebar karena bangunan didominasi material kayu dan jarak antar rumah cukup berdekatan, sehingga dalam waktu singkat api membesar,” jelas Fitriadi.
Data yang dihimpun, rumah milik Ahmad Luthfi terbakar sekitar 90 persen, sementara rumah Fatimatul Aulia mengalami kerusakan sekitar 60 persen.
Dua rumah lainnya, yakni milik Nurhasanah yang saat itu disewa Herezki serta milik Taufiqurrahman, dilaporkan hangus terbakar 100 persen. Selain itu, satu unit kendaraan roda dua turut terbakar.
Sebagian dokumen penting milik warga juga dilaporkan ikut hangus dalam kejadian tersebut, meski ada pula yang berhasil diselamatkan.
Fitriadi menambahkan, upaya pemadaman melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD dan Damkar HST, dibantu unsur TNI, Polri, Tagana, Balakar 654, relawan, aparat desa, serta masyarakat setempat.
“Sinergi semua pihak sangat membantu dalam mempercepat proses pemadaman sehingga api tidak meluas ke bangunan lain. Kami mengapresiasi semua pihak yang terlibat di lapangan,” tambahnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, memastikan instalasi listrik aman, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan guna mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.
Saat ini, para korban terdampak kebakaran sementara waktu mengungsi ke rumah kerabat terdekat sambil menunggu penanganan lebih lanjut.
Pemerintah setempat bersama pihak terkait juga mulai melakukan pendataan untuk penyaluran bantuan.
“Pendataan korban sudah kami lakukan bersama aparat setempat, dan untuk bantuan akan segera kami koordinasikan agar bisa secepatnya disalurkan kepada warga terdampak,” tutup Fitriadi.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun kerugian akibata kebakaran ini ditaksir ratusan juta.
(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene).