Ini 6 Titik Rawan Begal di Jalur Curup–Lubuklinggau, Pengamanan Diperketat
Hendrik Budiman March 26, 2026 04:54 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Polres Rejang Lebong dan jajaran meningkatkan pengamanan di Jalur Lintas Curup–Lubuklinggau, khususnya di Kecamatan Binduriang yang masuk wilayah hukum Polsek Padang Ulak Tanding (PUT).

Di lokasi tersebut, kepolisian telah memetakan enam titik rawan yang berpotensi terjadi tindak kejahatan jalanan.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap aksi pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal, serta gangguan keamanan lainnya yang meresahkan pengguna jalan.

Enam Titik Rawan Jadi Fokus Pengamanan

Adapun enam titik rawan yang menjadi fokus pengamanan aparat kepolisian meliputi Heler Syarif, Jalan Baru Apur–Kepahiang, Sawitan Desa Simpang Beliti dan Tikungan Duren Taba Padang. Kemudian ada Jembatan Pisang dan Tanah Merah. 

Di lokasi-lokasi tersebut, personel kepolisian ditempatkan secara khusus untuk melakukan penjagaan dan pengawasan intensif.

Personel juga membawa senjata lengkap saat melakukan penjagaan. 

Baca juga: Pengakuan Begal Sadis di Jalur Curup–Lubuklinggau, Tikam Korban 8 Kali-Uang Kejahatan untuk Pacaran

Titik-titik rawan itu berdasarkan data aksi begal yang terjadi selama ini. 

Kapolsek PUT, AKP Edi Hermanto Purba membenarkan bahwa ada 6 titik rawan yang dipetakan dan dijaga ketat personelnya setiap hari. 

"Disetiap titik ada personel yang berjaga dengan bersenjata lengkap,"sampai Kapolsek saat dihubungi wartawan TribunBengkulu.com pada Kamis (26/3/2026).

Patroli Mobiling Sepanjang Jalur Lintas

Selain penjagaan di titik rawan, jajaran Polsek PUT juga melaksanakan patroli mobiling secara rutin sepanjang Jalur Lintas Curup–Lubuklinggau.

Patroli ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melintas.

"Kehadiran patroli bergerak ini diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan,"lanjut Kapolsek.

Personel Dilengkapi Senjata Dinas

Dalam pelaksanaan pengamanan, personel yang ditugaskan di jalur lintas tersebut dilengkapi dengan perlengkapan dinas, termasuk senjata api jenis V2 beserta amunisi lengkap.

Langkah ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi potensi ancaman di lapangan, sekaligus sebagai upaya preventif untuk meminimalisir terjadinya tindak kejahatan.

"Kita juga akan melakukan tindakan tegas jika menemukan adanya pelaku kejahatan jalanan yang masih berani beraksi,"tegas Kapolsek. 

Dengan pengamanan yang terstruktur dan patroli berkelanjutan, kepolisian berharap situasi di Jalur Curup–Lubuklinggau tetap aman dan kondusif, serta memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.