Bernardo Tavares Ungkap Penurunan Performa Persebaya : Badai Cedera Jadi Faktor Utama
Titis Jati Permata March 26, 2026 05:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares buka suara terkait penurunan performa tim yang hanya meraih satu kemenangan dari lima laga terakhir. Sekali imbang, tiga laga lainnya menelan kekalahan.

Hasil ini jauh berbeda dengan empat pertandingan awal Persebaya sejak kedatangan awal Bernardo Tavares yang begitu menjanjikan. Tidak terkalahkan empat laga, sekali imbang, sisanya menang.

Pelatih asal Portugal itu menilai penurunan performa tim, karena badai cedera.

Persaingan dalam Tim Tidak Ketat

Banyaknya pemain cedera membuat persaingan di dalam tim tidak berlangsung ketat.

Pemain tidak terpacu untuk terus meningkat dalam latihan, maupun pertandingan.

Pada akhirnya, kurang baik dalam mengambil keputusan, baik dalam bertahan maupun menyerang.

Baca juga: 4 Nama Besar Potensi Merapat, Persebaya Surabaya Siapkan Transfer Besar Musim Depan

Posisi yang kurang pas saat tanpa bola dan saat menguasai bola untuk memberikan solusi bagi rekan setim yang sedang menguasai bola.

"Dan, hal-hal ini hanya bisa kami tingkatkan di masa depan jika kami memiliki persaingan di dalam skuad," kata Bernardo Tavares.

Jalani laga Tanpa Striker Murni

Badai cedera memang melanda Persebaya, terutama untuk pemain depan.

Akibat situasi tersebut. Persebaya harus menjalani empat laga tanpa striker murni. Yang membuat Persebaya benar-benar seret gol.

Hanya mencetak enam gol dari total lima laga. Sementara gawang Persebaya kebobolan 12 gol dari jumlah laga tersebut.

Keroposnya lini belakang tidak lepas absennya sejumlah pemain kunci.

Tiga Pemain Kunci Cedera

Tiga pemain kunci mereka, Risto Mitrevski, Arief Catur, dan Gustavo Fernando tidak luput dari cedera.

Sembilan laga sejak bergabung dengan Persebaya, Gustavo Fernando hanya sekali bermain full, tiga laga sisanya bermain setengah babak. Lainnya harus absen.

Total empat pemain asing baru yang didatangkan Persebaya putaran kedua, hanya Jefferson Silva yang konsisten bisa bermain delapan laga secara penuh.

"Sangat penting bagi para pemain yang berlatih untuk merasakan hal itu (persaingan). Oh, jika saya tidak memberikan 200 persen kemampuan saya dalam latihan dan pertandingan, saya akan kehilangan posisi saya," kata Bernardo Tavares.

"Tetapi jika kami memiliki banyak pemain yang cedera dan kami tidak memiliki cukup pemain untuk menciptakan persaingan ini, akan sulit," tambahnya.

Jeda Libur Lebaran

Jeda libur lebaran membuat sedikit lega Bernardo Tavares. Deretan pemain cedera, sudah berlatih dengan tim.

Meski belum ada jaminan, mereka bisa langsung diturunkan ketika menjamu Persita Tangerang 4 April 2026 mendatang.

"Sekarang fokus kami pada pertandingan menghadapi Persita. Mentalitas itu penting," ucapnya.

"Dan cara terbaik untuk bekerja dan meningkatkan mentalitas adalah dengan bekerja keras dalam latihan. Karena setelah itu mereka akan berkembang dan juga menjadi lebih baik, merasa lebih percaya diri," pungkas Bernardo Tavares.

Persebaya memiliki modal penting menjamu Persita, yaitu kemenangan 0-1 pertemuan putaran pertama ketika bermain di kandang Persita.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.