Temuan Bayi Laki-laki di Desa Patemon Jember, Terbungkus Kain Hitam dan Ari-ari Masih Menempel
Titis Jati Permata March 26, 2026 05:32 PM

 

SURYA.co.id, JEMBER - Seorang bayi laki-laki ditemukan warga di Dusun Krajan 1, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jember, Selasa sore (24/3/2026). 

Bayi tersebut pertama kali terlihat oleh Haji Musianah di samping rumahnya sekitar pukul 16.09 WIB.

Kapolsek Tanggul AKP Fatchur Rohman, mengungkapkan saat hendak berangkat mengaji, Haji Musianah menemukan sebuah bungkusan

"Ketika dibuka isinya ternyata bayi. Bu Haji Musianah melaporkannya ke saksi Yuliana, yang kemudian mengambil bayi itu, lalu diserahkan kepada ketua RT," ujar AKP Fatchur Rohman, Kamis (26/3/2026) saat dikonfirmasi SURYA.co.id melalui telepon, Kamis (26/3/2026)

Diserahkan ke Puskesmas

Menurutnya, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki, dan telah diserahkan di Puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga: Puncak Arus Mudik Stasiun Daop 9 Jember, Total 300 Ribuan Pemudik di Masa Angkutan Lebaran 2026

"Bayi laki-laki beratnya kurang lebih 3 kilogram, dan panjang tubuhnya kisaran 50,2 centi meter," kata Fatchur.

Ari-ari Masih Menempel di Tubuh Bayi

Fathur menduga bayi tersebut masih baru dilahirkan oleh ibunya.

Sebab ketika ditemukan masih terdapat Ari Ari yang menempel ditubuh korban.

"Dan kondisinya masih sehat, kemungkinan lahir pada pukul 11.30 siang (24/3/2026)," katanya.

Beberapa barang bukti di tempat kejadian perkara. Fatchur mengungkapan berupa kain warna hitam yang digunakan untuk membungkus korban saat ditemukan.

"Sementara baru empat orang saksi yang telah kami periksa. Dan kami akan periksa saksi lainnnya yang mengarah pada orang tua bayi, mudah mudahan lah secepatnya ditemukan," ulasnya.

Cari Ibu Hamil di Sekitar Lokasi

Hasil penyelidikan sementara, Fatchur mengungkapan ada dua orang yang hamil di area TKP , satu di antaranya sudah melahirkan sebulan lalu.

"Yang satu masih belum melahirkan, dan lokasi ibu melahirkan sebulan lalu ada di samping rumah pak RT, bayinya juga masih ada. Bahkan baju korban dikasih dari sana semua," ungkapnya.

Oleh karena itu, Fatchur mengaku akan memperlebar area penyelidikan perkara, bahkan kemungkinan juga menyesar di desa sekitar.

"Karena lokasinya berada di area pegunungan, jadi tidak mudah. Semoga secepatnya kami bisa ungkap lah," bebernya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.