TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG – Warga di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di kubangan air limbah rumah pemotongan hewan (RPH), Kamis (26/3/2026).
Mayat tersebut ditemukan di kolam berisi limbah di Jalan Peternakan, Kapuk. Saat ditemukan, kondisi korban dalam posisi telungkup di permukaan air.
Berdasarkan pantauan di lokasi, jasad korban sudah dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan bau menyengat. Tubuhnya juga terlihat membengkak serta dikerubungi lalat.
Seorang warga sekitar, Heri, mengatakan mayat pertama kali ditemukan oleh warga pada sekitar pukul 11.00 WIB. Penemuan itu kemudian dilaporkan ke warga lainnya hingga menimbulkan kerumunan.
“Awalnya ada warga yang lihat, terus laporan. Habis itu saya sebagai warga lapor ke RT setempat,” kata Heri di lokasi.
Heri menambahkan, warga tidak mengenali identitas korban. Pasalnya, posisi jasad saat ditemukan dalam keadaan telungkup dan mengambang di kolam limbah.
“Enggak ada yang ngenalin. Diduga laki-laki, posisinya sudah telungkup begitu,” jelasnya.
Dari hasil pengamatan sementara, tidak tampak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, seperti luka sayatan atau bekas pukulan benda tumpul.
Korban diketahui mengenakan celana panjang berwarna hitam dan kaus cokelat. Hingga kini, penyebab pasti kematian masih belum diketahui.
Sementara itu, petugas kepolisian telah berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), evakuasi, serta proses identifikasi terhadap korban.