TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) guna menghindari dampak kabut asap yang merugikan berbagai sektor.
Koordinator Harian Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kalbar, Daniel, mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla yang berpotensi menimbulkan bencana asap.
“Kita menghimbau kepada masyarakat, mari kita bersama-sama mencegah terjadinya bencana asap. Karena apabila terjadi bencana asap yang masif, itu sangat merugikan kita,” ujarnya kepada tribunpontianak.co.id, Kamis 26 Maret 2026.
Ia menjelaskan, dampak kabut asap tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi hingga sektor pendidikan yang mengakibatkan sekolah diliburkan.
Daniel juga mengingatkan masyarakat yang melakukan pengolahan lahan berbasis kearifan lokal agar tetap mematuhi aturan yang berlaku.
Baca juga: Dua Cerita Pilu Korban Insiden Kebakaran 6 Rumah Siantan Tengah Pontianak
“Kalau ada masyarakat yang melakukan pengolahan lahan berbasis kearifan lokal, silakan dilaksanakan sesuai dengan peraturan daerah agar tidak terjadi kebakaran yang tidak terkendali,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta lebih berhati-hati saat membakar sampah, khususnya di kawasan permukiman.
“Pada saat membakar sampah, jangan dilakukan saat angin kencang. Dan kalau membakar sampah harus ditunggu, pastikan apinya benar-benar padam baru ditinggalkan,” tegasnya. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!