TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Warga Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah dikejutkan oleh penemuan seorang petani dalam kondisi meninggal dunia di area kebun, Kamis, 26 Maret 2026 siang.
Korban diketahui bernama H. Sehid alias Majuri bin Martoko (70), warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai petani.
Korban pertama kali ditemukan oleh Tilam (48) saat hendak mencari sayuran di kebun sekitar pukul 11.50 WIB.
"Saya mau ke kebun cari sayur. Waktu itu saksi melihat ada orang jatuh telungkup. Pas didekati, ternyata sudah meninggal," ujar Kapolsek Mempawah Timur Iptu Imran.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.
Kapolsek Mempawah Timur, Iptu Imran, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 12.30 WIB dan segera menuju lokasi kejadian.
Baca juga: Sebuah Rumah di Mempawah Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
"Anggota langsung ke TKP untuk melakukan pengecekan, olah TKP, serta meminta keterangan dari saksi-saksi di lapangan," kata Iptu Imran.
Petugas juga melibatkan Tim Inafis Polres Mempawah untuk melakukan proses identifikasi terhadap korban.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun kami tetap melakukan pendalaman guna memastikan penyebab kematian," jelasnya.
Berdasarkan hasil penelusuran sementara, korban diduga sebelumnya melakukan pembakaran lahan miliknya yang ditanami pohon kelapa.
"Api diduga merembet ke kebun milik tetangga. Korban kemudian berusaha memadamkan api tersebut seorang diri," ungkapnya.
Dalam upaya tersebut, korban diduga mengalami kepanikan dan menghirup asap tebal hingga akhirnya kehilangan kesadaran.
"Diduga korban pingsan akibat menghirup asap saat memadamkan api, lalu jatuh dalam posisi telungkup di kebun milik warga lain," tambah Kapolsek.
Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menginginkan dilakukan autopsi.
"Keluarga sudah menerima kejadian ini dan menolak autopsi. Jenazah akan dimakamkan sesuai dengan tata cara keagamaan," tutupnya. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!