SURYA.co.id, SURABAYA – Lonjakan arus balik Lebaran 2026 di Bandara Internasional Juanda mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026.
Tercatat 50.782 penumpang melakukan perjalanan dan 304 penerbangan dalam satu hari.
Angka ini menjadi yang tertinggi selama periode arus balik tahun ini.
Selain itu, pergerakan pesawat pada hari tersebut tercatat sebanyak 304 penerbangan.
General Manager Bandara Juanda, Muhammad Tohir, mengatakan tren peningkatan penumpang sudah mulai terlihat sejak H+1 Lebaran atau 23 Maret 2026, dengan jumlah 44.961 penumpang.
Baca juga: Lonjakan Mudik Lebaran, Penumpang Juanda Tembus 266 Ribu
“Puncak arus balik terjadi pada 24 Maret 2026 dengan total 50.782 penumpang dan 304 pergerakan pesawat,” ujarnya kepada SURYA.co.id, Jumat (27/3/26).
Sementara itu, pada 25 Maret 2026, jumlah penumpang masih tinggi dengan capaian 50.383 penumpang.
Secara kumulatif, selama periode Angkutan Lebaran mulai 13 hingga 25 Maret 2026, Bandara Juanda telah melayani sebanyak 563.068 penumpang.
Jumlah tersebut meningkat 8,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Tak hanya itu, jumlah pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan sebesar 10 persen dengan total 3.804 penerbangan.
Rata-rata harian tercatat mencapai 43.313 penumpang dengan 293 pergerakan pesawat.
Adapun rute penerbangan domestik masih mendominasi selama periode arus balik.
Tiga rute tersibuk yaitu tujuan Bandara Soekarno-Hatta dengan 107.175 penumpang.
Kemudian Bandara I Gusti Ngurah Rai sebanyak 59.654 penumpang, serta Bandara Sultan Hasanuddin dengan 55.523 penumpang.
Untuk memastikan kelancaran arus balik hingga 30 Maret 2026, pihak Bandara Juanda tetap mengerahkan personil internal maupun eksternal.
"Pengamanan dan pemantauan dilakukan secara intensif melalui patroli serta sistem CCTV guna menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang," pungkasnya.