Grid.ID - Setelah empat tahun menjalani hubungan asmara dengan sang kekasih, Thalita Latief hingga kini belum juga melangkah ke jenjang pernikahan. Meski begitu, ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan disebabkan oleh trauma dari masa lalunya.
Thalita mengaku kegagalan rumah tangga yang pernah dialaminya bukan lagi sesuatu yang terus membayangi hidupnya. Ia merasa fase tersebut sudah benar-benar ia lewati dan tinggalkan.
“Enggak ada trauma karena masa lalu, itu tuh udah lewat banget lah ya, pass is pass udah bye gitu,” ujarnya dikutip dari Pagi pagi Ambyar pada Jumat (27/3/2026).
Bagi Thalita, pengalaman pahit di masa lalu justru membuatnya lebih tenang dalam memandang hubungan. Ia tidak ingin lagi terburu-buru mengambil keputusan besar dalam hidupnya.
Meski belum menikah dalam waktu dekat, Thalita memastikan bahwa dirinya tetap memiliki tujuan untuk membangun rumah tangga. Hanya saja, ia kini memilih menjalani semuanya dengan cara yang lebih dewasa.
“Arahnya sih ke sana (menikah), aku arahnya ke sana tapi maksudnya kan aku enggak mau terlalu kayak zaman dulu ABG yang ngoceh macam-macam gibah sana-sini,” katanya.
Thalita juga menegaskan bahwa dirinya kini tak ingin hubungan yang dijalani dipenuhi drama. Ia lebih memilih menikmati proses yang ada tanpa terlalu banyak tekanan.
“Kalau sekarang banyak yang dipikirin, gak mau drama-drama. Jadi kayak yaudah let it go with the flow arah dan tujuannya ke sana (menikah),” ungkapnya.
Menurut Thalita, hubungan yang serius tidak selalu harus diumbar atau dibicarakan berlebihan. Ia kini lebih nyaman menyimpan hal-hal penting dalam hidupnya dengan lebih bijak.
Perempuan berusia 37 tahun itu pun memilih menyerahkan banyak hal kepada waktu dan proses. Ia percaya bahwa segala sesuatu akan datang di saat yang memang paling tepat.
“Aku cuman percaya gini, kalau memang Tuhan jodohkan pasti akan didekatkan, akan dilancarkan gitu aja,” tutupnya. Dengan keyakinan itu, Thalita memilih menjalani hubungan cintanya saat ini tanpa terburu-buru, tetapi tetap dengan arah yang jelas menuju pernikahan.