Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Peristiwa unik terjadi di Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang pada Jumat (27/3/2026) pagi. Terjadi kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang berakhir tidak biasa.
Dimana aksi curanmor itu terjadi pada Kamis (26/3/2026) malam, saat sebuah sepeda motor milik warga dilaporkan hilang saat diparkirkan di depan rumah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com, aksi curanmor tersebut sempat terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
Dalam rekaman yang kemudian beredar luas di media sosial, terlihat dua orang pelaku tengah melakukan aksi pencurian. Wajah keduanya juga tampak cukup jelas dalam video tersebut.
Baca juga: Belanja Pegawai Tembus 57,5 Persen, Ribuan PPPK di Rejang Lebong Terancam PHK?
Bahkan saat aksi curanmor itu, pelaku tetap nekat membawa kabur sepeda motor korban meskipun terlihat ada dua anak-anak yang tengah bermain di teras depan.
Setelah rekaman CCTV itu viral, perkembangan tak terduga terjadi keesokan harinya.
Pada Jumat (27/3/2026) pagi, sepeda motor milik korban diketahui telah dikembalikan oleh para terduga pelaku.
Dari data yang dihimpun, para pelaku mengaku melakukan aksi tersebut karena khilaf. Mereka melihat sepeda motor dalam kondisi terparkir dengan kunci yang masih tertinggal.
Sumber yang dikonfirmasi TribunBengkulu.com membenarkan bahwa kendaraan tersebut telah kembali ke tangan pemiliknya.
“Benar, kejadian semalam, tadi pagi sudah dikembalikan,” ujar sumber.
Korban pun memutuskan untuk tidak memperpanjang persoalan ini ke pihak berwajib, mengingat sepeda motor miliknya telah kembali.
Sementara itu, Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir melalui Kasi Humas, AKP M Hasan Basri mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya curanmor.
Ia menegaskan bahwa kelalaian seperti meninggalkan kunci pada kendaraan dapat memicu terjadinya aksi pencurian.
“Masyarakat kami imbau untuk selalu waspada. Saat memarkirkan kendaraan, pastikan dalam kondisi terkunci dengan baik, gunakan kunci ganda bila perlu, dan jangan pernah meninggalkan kunci tergantung di kendaraan,”himbaunya.
Langkah pencegahan merupakan upaya utama untuk menghindari tindak kriminal.
Karena banyak kejadian curanmor terjadi akibat adanya unsur kelalaian yang dimanfaatkan oleh para pelaku.
“Tetap waspada dan hati-hati, dengan meningkatkan kewaspadaan, kita dapat meminimalisir terjadinya tindak pidana curanmor,” tutupnya.