TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi dan Klimatologi setempat mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Utara pada Jumat 27 Maret 2026, pukul 14:53 WITA.
Masyarakat diimbau waspada karena potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 15:05 WITA.
Wilayah yang terdampak awal meliputi Kabupaten Minahasa: Tompaso, Sonder, Kawangkoan, Kawangkoan Utara, Kawangkoan Barat, Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa Selatan: Ranoyapo hingga Kota Bitung: Lembeh Selatan, Aertembaga
Baca juga: Update Harga BBM di Sulawesi Utara: Pertamax Rp12.600, Subsidi Tetap Terjangkau
Hujan dengan potensi cuaca ekstrem ini diperkirakan meluas ke sejumlah wilayah lainnya, termasuk Kabupaten Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow dan kota-kota seperti Manado, Bitung, Tomohon, serta Kotamobagu.
Masyarakat dihimbau untuk menghindari aktivitas di luar ruangan, memastikan perlindungan rumah dan kendaraan, serta memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG hingga kondisi diperkirakan mereda sekitar pukul 18:00 WITA.
Selengkapnya berdasarkan rilis BMKG:
UPDATE Peringatan Dini Cuaca Wilayah Sulawesi Utara tgl 27 Maret 2026 pkl. 14:53 WITA berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl 15:05 WITA di
Kabupaten Minahasa: Tompaso, Sonder, Kawangkoan, Kawangkoan Utara, Kawangkoan Barat, Tompaso Barat,
Kabupaten Minahasa Selatan: Ranoyapo,
Kota Bitung: Lembeh Selatan, Aertembaga
Dan dapat meluas ke wilayah
Kabupaten Minahasa: Danau Tondano, Tondano Barat, Tondano Timur, Eris, Kombi, Lembean Timur, Kakas, Remboken, Langowan Timur, Langowan Barat, Pineleng, Tombulu, Tombariri, Tondano Utara, Langowan Selatan, Tondano Selatan, Langowan Utara, Kakas Barat, Mandolang, Tombariri Timur,
Kabupaten Bolaang Mongondow: Sang Tombolang, Dumoga Barat, Dumoga Timur, Dumoga Utara, Lolak, Bolaang, Lolayan, Passi Barat, Poigar, Passi Timur, Bolaang Timur, Bilalang, Dumoga, Dumoga Tenggara, Dumoga Tengah,
Kabupaten Minahasa Selatan: Modoinding, Tompaso Baru, Motoling, Sinonsayang, Tenga, Amurang, Tumpaan, Tareran, Kumelembuai, Maesaan, Amurang Barat, Amurang Timur, Tatapaan, Motoling Barat, Motoling Timur, Suluun Tareran,
Kabupaten Minahasa Utara: Kema, Kauditan, Airmadidi, Dimembe, Likupang Timur, Kalawat,
Kabupaten Minahasa Tenggara: Ratahan, Pusomaen, Belang, Ratatotok, Tombatu, Touluaan, Touluaan Selatan, Silian Raya, Tombatu Timur, Tombatu Utara, Pasan, Ratahan Timur,
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara: Sangkub, Bintauna, Bolangitang Timur, Bolangitang Barat,
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur: Tutuyan, Kotabunan, Modayag, Modayag Barat, Motongkad, Mooat,
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan: Bolaang Uki, Posigadan, Pinolosian, Helumo, Tomini,
Kota Manado: Wenang, Tikala, Sario, Wanea, Malalayang, Paal Dua,
Kota Bitung: Madidir, Ranowulu, Matuari, Girian, Maesa, Lembeh Utara,
Kota Tomohon: Tomohon Selatan, Tomohon Tengah, Tomohon Utara, Tomohon Barat, Tomohon Timur,
Kota Kotamobagu: Kotamobagu Utara, Kotamobagu Timur, Kotamobagu Selatan, Kotamobagu Barat
Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 18:00 WITA
Sulawesi Utara adalah provinsi di ujung utara Pulau Sulawesi yang kaya akan kekayaan alam, budaya, dan tradisi. Ibu kotanya, Manado, menjadi pusat pemerintahan sekaligus gerbang utama pariwisata provinsi ini.
Sulawesi Utara terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya, terutama Taman Nasional Bunaken yang mendunia, serta pegunungan dan danau yang memesona seperti Danau Tondano dan Gunung Lokon.
Selain alamnya yang menawan, provinsi ini juga memiliki kekayaan budaya dan toleransi antarumat beragama.
Masyarakatnya hidup rukun dengan semboyan lokal “Torang Samua Basudara”, menegaskan nilai persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman.
Kuliner khasnya, seperti tinutuan (bubur Manado) dan cakalang fufu, menambah daya tarik bagi wisatawan yang datang.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini