Cerita Sopir Ekspedisi Tertahan 3 Jam di Pelabuhan BBJ, Aris Pastikan Paket Tetap Aman
Reny Fitriani March 27, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Perjalanan panjang seorang sopir truk pengangkut paket ekspedisi J dan T dari Medan menuju Jakarta mengalami kendala di wilayah penyeberangan, di Jalan Lintas Timur, arah ke Pelabuhan PT SMA, Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan.

Sopir yang akrab disapa Aris (30) itu sempat tertahan selama kurang lebih tiga jam di Pelabuhan BBJ.

Aris mengungkapkan, penundaan terjadi saat dirinya hendak melakukan penyeberangan bersama truk kuning yang membawa berbagai paket kiriman.

Antrean dan kondisi di pelabuhan membuat proses keberangkatan tidak berjalan lancar.

"Kurang lebih tiga jam tertahan di pelabuhan," ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga H+4 Arus Balik Lebaran di Bakauheni Turun, Penumpang Tercatat 103 Ribu Orang

Setelah menunggu cukup lama, Aris akhirnya mendapatkan arahan dari petugas setempat untuk berpindah lokasi penyeberangan.

Ia diminta menuju pelabuhan alternatif, yakni Pelabuhan SMA atau Wika, agar perjalanan bisa segera dilanjutkan.

Meski mengalami keterlambatan, Aris tetap menjalankan tugasnya dengan tenang dan profesional.

Ia memastikan seluruh paket tetap aman selama perjalanan hingga tiba di tujuan.

Peristiwa ini menjadi gambaran tantangan yang kerap dihadapi para sopir logistik di jalur lintas Sumatera–Jawa, khususnya di titik penyeberangan yang rawan antrean dan penundaan.

Sempat terjadi antrean di Jalan Lintas Timur, arah ke Pelabuhan PT SMA, Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Jumat (27/3/2026).

Antrean terjadi pukul 15.44 WIB di pintu masuk pelabuhan.

Antrean disebabkan karena truk yang hendak masuk ke pelabuhan harus menunggu truk yang keluar dari pelabuhan.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.