Tahun 2026 Pemkot Batu Kembali Gelar Program 1000 Sarjana, Jumlah Peserta Bertambah Jadi 400 Orang
Eko Darmoko March 27, 2026 05:45 PM

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Program 1000 Sarjana yang menjadi salah satu program prioritas Wali Kota Batu, Nurochman, tahun ini kembali digelar.

Setelah pada tahun 2025 ada sebanyak 273 penerima manfaat, tahun ini jumlah peserta bertambah menjadi 400 orang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan, penerima manfaat tahun ini sebagian merupakan pemohon yang belum terakomodasi di tahun sebelumnya. Sehingga masuk dalam gelombang tahun ini.

“Sasaran utama program ini ialah siswa asal Kota Batu yang dari keluarga tidak mampu dan memiliki niat kuat untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi."

"Selain syarat itu, bagi yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik dan hafidz Qur’an bisa berkesempatan menjadi penerima manfaat program ini,” kata Alfi Nurhidayat kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (27/3/2026).

Program 1000 Sarjana ini juga terbuka bagi tenaga pendidikan non-ASN dan perangkat daerah yang masuk dalam kelompok ekonomi lemah. Dengan kewajiban memiliki IPK minimal 3,25.

Baca juga: Pemkot Batu Tunggu Arahan Resmi dari Pusat Terkait Rencana WFH dan WFA bagi ASN dan Pelajar

Alfi menjelaskan pendaftaran dibuka melalui kontak resmi Dinas Pendidikan Kota Batu, baik melalui Instagram maupun nomor WhatsApp.

Selanjutnya pemohon akan diminta datang langsung ke kantor dinas untuk proses verifikasi.

Dinas Pendidikan Kota Batu juga menyiapkan desk khusus layanan Program 1000 Sarjana guna mempercepat pelayanan dan seleksi administrasi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Batu, Bangun Yulianto menuturkan, terkait anggaran yang digelontorkan telah dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD 2027.

Untuk tahun ini anggaran yang dikucurkan sebanyak Rp 5,6 miliar sedangkan tahun 2027 sebanyak Rp 8,1 miliar untuk sekitar 600 peserta.

“Jadi memang meskipun saat ini pemerintah pusat tengah melakukan efisiensi yang berdampak pada pengurangan dana transfer daerah, kami tetap menyaring hal-hal yang strategis."

"Pendidikan adalah prioritas yang harus tetap diamankan dalam RKPD 2027,” ujar Bangun.

Tak hanya program 1000 sarjana saja, lanjut Bangun pendidikan keagamaan juga menjadi perhatian Pemkot Batu. Salah satunya pemberian insentif bagi 1.911 tenaga pendidikan keagamaan.

“Fokus kami jelas yakni penguatan masyarakat untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan daya saing daerah,” jelasnya.

Saat ini untuk menunjang program 1000 sarjana, Pemkot Batu telah bekerjasama dengan belasan kampus baik di Malang Raya maupun luar Malang.

Baca juga: Destinasi Wisata di Kota Batu Dipadati Wisatawan saat Libur Lebaran 2026, Suasana Terpantau Kondusif

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.