TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kabar mengejutkan Apple resmi menghentikan penjualan komputer desktop kelas atas mereka, Mac Pro, pada pekan ini.
Komputer ini punya desain ikonik yang kerap disebut mirip "parutan keju".
Disebut demikian karena Mac Pro memiliki sejumlah lubang yang disusun rapi di sisi depan dan belakangnya.
Hasil penulusuan, produk Mac Pro yang dirilis pada 2019 ini memang sudah tak bisa ditemui di laman tersebut.
Kepada blog teknologi 9to5Mac, Apple mengonfirmasi hal ini dan memang benar Mac Pro sudah dihentikan produksi dan penjualannya (discontinue).
Baca juga: Resmi Berlaku! Pemegang ePaspor Kini Bisa ke Jepang Tanpa Visa
Pihak Apple juga mengatakan bahwa perusahaan tidak akan lagi membuat produk penerus Mac Pro di masa depan.
Keputusan ini menandai berakhirnya salah satu lini produk paling ikonik di ekosistem Mac, sekaligus sinyal perubahan strategi Apple untuk segmen profesional. Konsumen yang berencana meminang Mac Pro, bisa memilih alternatif lain, salah satunya adalah Mac Studio.
Perangkat ini dapat dikonfigurasi dengan chip Apple M3 Ultra, CPU hingga 32-core, GPU hingga 80-core, memori terpadu hingga 256 GB, serta penyimpanan SSD hingga 16 TB.
Spesifikasi ini kurang lebih melampaui Mac Pro generasi terakhir.
Mac Pro sendiri punya perjalanan yang cukup panjang.
Perangkat ini membawa desain “tower” bisa dibilang merupakan tampilan Mac paling unik.
Perangkat ini diperkenalkan pada 2019, bersamaan dengan monitor profesional Pro Display XDR.
Saat itu, perangkat ini masih menggunakan prosesor Intel, dan produk Mac kini sudah menggunakan chip Apple sendiri.
Sehingga, wajar saja apabila Mac Pro di-discontinue.
Apple kemudian memperbarui Mac Pro pada 2023 dengan chip Apple M2 Ultra.
Namun setelah itu, tidak ada pembaruan lanjutan, dan harga perangkat tersebut tetap tinggi, yaitu di kisaran 6.999 dollar AS (sekitar Rp 118 jutaan).
Setelah produksi Mac Pro dihentikan, Apple kini hanya menjual tiga desktop Mac, yaitu:
- iMac 24-inch (M4)
- Mac mini (M4/M4 Pro)
- Mac Studio
Sementara untuk laptop, Apple memiliki:
- MacBook Neo
- MacBook Air
- MacBook Pro
Dengan susunan ini, Apple dinilai memiliki portofolio Mac yang lebih terarah dan lengkap, mencakup berbagai segmen harga dan kebutuhan.
Adapun penghentian Mac Pro sebenarnya sudah diprediksi.
Sebab, perangkat ini tak diperbarui sejak 2023 lalu dan secara spesifikasi dan desain, Mac Pro kalah saing dari "saudaranya" sendiri, yaitu Mac Studio yang lebih baru, ringkas, dan mudah dibawa-bawa.
Baca juga: Resmi Meluncur! iPhone 18 Pro Terbaru Maret 2026 Lengkap Spesifikasi dan Harga
Mac Pro yang mirip parutan keju memiliki dimensi tinggi hingga 52,9 cm, sedangkan Mac Studio hanya 9,5 cm, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari 9to5Mac.
Semoga informasi ini bermanfaat.