Selamat dari Kecelakaan Maut, Bos Rokok HS Berangkatkan Umroh 150 Karyawan
Yoseph Hary W March 27, 2026 08:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Suasana haru menyelimuti pabrik rokok HS di Magelang, pada Jumat (27/3/2027). Sang pemilik, Muhammad Suryo, kembali hadir di tengah ribuan karyawannya dengan membawa kabar bahagia setelah dirinya berhasil melewati masa kritis akibat kecelakaan maut. 

Sebagai wujud syukur atas keselamatan dirinya, Suryo mengumumkan akan memberangkatkan 150 karyawannya untuk beribadah umroh ke Tanah Suci tahun ini. Ibadah umrah ini merupakan program rutin dan pada tahun ini jumlah karyawan yang diberangkatkan meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Wujud syukur

"Ini bentuk syukur saya dan terima kasih atas doa serta dukungan panjenengan semua. Kalian adalah penyemangat yang membuat saya tegar menghadapi cobaan ini," ujar Suryo dengan suara bergetar. Ia juga memohon doa agar almarhumah istrinya mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

Kehadiran Suryo di pabrik ini disambut isak tangis bahagia oleh para karyawan, terutama kaum ibu yang tak henti mengucap syukur melihat juraganya kembali pulih.

Sebagaimana diketahui, Suryo mengalami kecelakaan tragis saat mengendarai moge di Kulon Progo pada Minggu (1/3/2026). Akibat kecelakaan itu Suryo sempat kritis dan dirawat intensif di rumah sakit sedangkan istrinya, Anis Syarifah meninggal dunia. 

Kini Suryo telah berangsur pulih dan kembali menunjukkan kepeduliannya kepada karyawan. Bukan hanya hadiah umroh, Suryo juga menaruh perhatian khusus bagi karyawan disabilitas. Saat ini, terdapat 21 penyandang disabilitas yang bekerja di pabrik HS. Untuk menunjang kenyamanan mereka, Suryo menyiapkan fasilitas mess atau tempat tinggal khusus, mengingat banyak dari mereka yang berasal dari luar kota Yogyakarta dan Magelang.

Suryo menegaskan pintu perusahaannya selalu terbuka lebar bagi penyandang disabilitas dari seluruh Indonesia tanpa syarat rumit. 

"Ayo kawan-kawan disabilitas di seluruh Indonesia, bergabung bersama kami. Semua bisa bekerja di sini tanpa ada syarat apapun," katanya.   

Respons Karyawan

Salah satu karyawan senior, Sundari (63), mengaku sempat lemas dan menangis saat mendengar kabar kecelakaan yang menimpa bosnya. 

"Alhamdulillah, hari ini Pak Suryo sudah sehat dan kembali bersama kami. Beliau orang baik yang sangat mementingkan kesejahteraan kami," ungkap Sundari yang sebelumnya juga pernah diberangkatkan umroh oleh Suryo.

Senada diungkapkan, Tika (35), karyawan disabilitas asal Temanggung. Ia mengaku merasa sangat terbantu dengan kebijakan inklusif di perusahaan rokok tersebut. 

"Jasa Pak Suryo sangat besar. Berkat beliau, kami memiliki kesempatan untuk bekerja dan kini bahkan disediakan fasilitas mess," tutur dia.(*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.