Iran Ancam Serang Hotel di Timur Tengah yang Dipakai Pasukan AS: Kami akan Serang Dimana pun Mereka
Ni'amu Shoim Assari Alfani March 27, 2026 07:42 PM

- Ketegangan di Timur Tengah meningkat saat Amerika Serikat dan Iran saling melontarkan ancaman. 

Terbaru, militer Iran mengancam akan menargetkan hotel di Timur Tengah yang menampung pasukan Amerika Serikat. 

Pernyataan itu disampaikan Juru bicara Angkatan Bersenjata Iran, Abolfazl Shekarchi pada Jumat (27/3). 

Ancaman itu muncul seusai pasukan AS pindah ke hotel dan meninggalkan pangkalan yang dihantam Iran. 

Shekarchi menegaskan, Iran hanya akan menargetkan hotel tertentu yang digunakan pasukan AS. 

Iran menganggap hotel itu sebagai properti milik Amerika.

Terkait hal itu, Abolfazl Shekarchi mendesak pihak hotel di Timur Tengah agar tidak menampung tentara Amerika Serikat. 

Shekarchi menegaskan,tak gentar melawan Amerika Serikat. 

Ia mengatakan, pejuangnya akan menyerang di mana pun pasukan Amerika Serikat berada. 

“Ketika pasukan Amerika memasuki sebuah hotel, maka dari perspektif kami, hotel tersebut menjadi milik Amerika,” kata juru bicara Angkatan Bersenjata Iran, Abolfazl Shekarchi. 

“Apakah kami hanya akan diam dan membiarkan Amerika menyerang kami? Ketika kami merespons, secara alami kami akan menyerang di mana pun mereka berada,” lanjutnya.

Lanjut Shekarchi menyerukan negara-negara di kawasan untuk mencegah masuknya warga Amerika ke kota-kota mereka.

Menurutnya, jika pasukan AS tetap berada di pangkalan, Iran akan lebih mudah menyerang AS. 

Diketahui sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh militer AS menggunakan warga di negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) sebagai perisai manusia.

Araghchi pada Kamis (26/3), menyerukan sejumlah hotel di Timur tengah tegas menolak pemesanan kamar dari pihak militer AS

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.