Ary Ginanjar Ungkap Rahasia Temukan Peneliti Unggul, BRIN Siapkan Program Besar
Mohamad Yusuf March 28, 2026 12:35 AM

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat pengembangan talenta riset nasional berbasis manajemen talenta. Hal ini dilakukan dengan menjalin kerjasama bersama Universitas Ary Ginanjar (UAG) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam rangka memperkuat pengembangan talenta riset nasional berbasis manajemen talenta.

Kepala BRIN Arif Satria dalam sambutannya menyampaikan, kebutuhan utama dalam penguatan ekosistem riset saat ini adalah kehadiran talenta-talenta unggul yang memiliki minat dan passion kuat di bidang riset.

“Yang kita perlukan sekarang adalah talenta-talenta yang bagus di bidang riset. Karena riset yang hebat itu dilakukan oleh orang-orang yang memang punya passion di situ,” ujar Arif, Rabu (25/3/2026).

Baca juga: Cerita Imah: Dapat Rp2 Juta dari Prabowo Meski Hunian di Rel Senen Dibongkar, Harap Bisa Hidup Layak

Ia mengatakan, pendekatan manajemen talenta menjadi penting untuk memastikan pengembangan sumber daya manusia riset dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. Di samping itu, menurutnya kemampuan dalam mengelola talenta juga menjadi salah satu kompetensi penting yang dibutuhkan di masa yang akan datang.

“Ke depan, salah satu skill yang diperlukan itu adalah talent management. Ini yang harus kita kuasai, supaya pengembangan SDM riset kita lebih efektif,” katanya.

Arif pun menyambut baik kontribusi UAG dalam mendukung penguatan manajemen talenta melalui pendekatan berbasis data, termasuk pemetaan minat dan bakat individu.

“Kita bersyukur sudah mulai punya data talenta ini, yang nanti bisa kita kembangkan lebih jauh sesuai dengan minat dan bakatnya. Harapannya, dari peneliti yang kita kembangkan, sebagian besar memang benar-benar passion di riset,” ujarnya.

Baca juga: Kasatgas Tito Serahkan 120 Huntap di Tapsel, Apresiasi Pendataan Cepat Bupati

Melalui kolaborasi ini, BRIN juga akan mengoptimalkan berbagai program pengembangan talenta, mulai dari pendanaan riset, beasiswa, hingga program degree by research dan magang untuk menyiapkan peneliti unggul di masa depan.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat peran BRIN sebagai lokomotif riset nasional serta mendorong terwujudnya Indonesia sebagai negara berbasis riset.

Sementara itu, Founder Universitas Ary Ginanjar, Ary Ginanjar Agustian, menekankan pentingnya identifikasi talenta sejak dini agar pengembangan sumber daya manusia tidak salah arah.

Baca juga: Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Hentikan Operasional Emplasemen Sampah di TPU Tanah Kusir

Ary menjelaskan, UAG telah mengembangkan pendekatan manajemen talenta berbasis data, yang telah diuji coba pada sekitar 1.100 periset BRIN dan akan dilanjutkan ke ribuan periset lainnya.

“Kami sudah punya data, sudah diuji coba, dan ini bisa digunakan untuk menemukan talenta-talenta terbaik. Dengan bantuan AI, kita bisa memetakan potensi dari jutaan orang di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Menurutnya, pendekatan ini dapat menjadi fondasi dalam membangun ekosistem riset nasional yang lebih kuat dan berdampak.

“Kalau kita bisa menemukan orang yang tepat dan mengembangkannya, maka riset kita akan punya dampak besar. Ini yang ingin kita dorong bersama, agar Indonesia ke depan benar-benar menjadi negara berbasis riset,” kata Ary.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.