WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG – Harga sejumlah bahan pangan pokok di Kota Tangerang dipastikan tetap stabil hingga enam hari setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Pemerintah daerah memastikan tidak ada lonjakan signifikan meski permintaan sempat meningkat selama periode Lebaran 2026.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang Suli Rosadi mengatakan, harga komoditas bahan pokok menjadi faktor yang mempengaruhi perekonomian warga usai menjalani periode mudik Lebaran 2026.
"Sampai hari enam hari setelah momentum lebaran, hampir semua komoditas masih stabil dan tidak ada kenaikan signifikan dibandingkan beberapa hari sebelumnya," ujar Suli kepada awak media, Jumat (27/3/2026).
Baca juga: Ade Suherman Desak Pemerintah Kendalikan Harga Pangan Jelang Ramadan di DKI
Adapun peninjauan harga dilakukan pada sejumlah pasar modern dan pasar tradisional seperti Pasar Anyar, Pasar Malabar, Pasar Poris, Pasar Plaza Baru Ciledug.
Pemantauan tersebut dilakukan secara rutin guna mengontrol harga pasar guna memaksimalkan perputaran roda ekonomi masyarakat secara berkala.
"Kami terus melakukan pemantauan secara rutin sekaligus mengabarkan update informasi harga komoditas pangan pokok setiap harinya," sambungnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan harga komoditas pangan pokok usai dengan ketersedian stok pasokan pangan terpantau stabil.
Berikut daftar harga komoditas pangan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Tangerang per hari ini.
Beras premium Rp 13.000 sampai Rp 16.000 per kilogram
Gula pasir Rp18.000 per kg
Minyak goreng Rp16.500-Rp 21.000 per liter
Daging sapi Rp135.000 - 150.0000 per kilogram
Daging ayam Rp 40.000 - 60.000 per kilogram.
Telur ayam sebesar Rp 32.000 per kilogram
Cabai rawit merah Rp 70.000 - 110.000 per kilogram
Bawang merah Rp 35.000 - 50.000 per kilogram
Bawang putih Rp 30.000 - Rp 45.000 per kilogram.
"Kami tidak menemukan lonjakan harga di tengah peningkatan permintaan konsumen sepekan terakhir khususnya komoditas beras, cabai merah, daging sapi, sampai daging ayam broiler," ucapnya.
"Pemantauan akan dilakukan secara rutin demi mengontrol harga pasokan pangan bagi masyarakat Kota Tangerang," kata dia. (m28)