TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN- Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Sleman pada Jumat (27/3/2026) petang.
Akibatnya, sejumlah pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga dan sempat memutus jaringan listrik di wilayah Kapanewon Seyegan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Sleman, Bambang Kuntoro mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun BPBD Kabupaten Sleman, setidaknya terdapat 5 titik kejadian yang tersebar di wilayah Kalurahan Margomulyo, Seyegan.
Dampak kerusakan mencakup pemukiman, fasilitas umum hingga peternakan. Dua rumah rusak ringan akibat dampak hujan disertai angin ini.
"Rumah rusak ringan ada dua, tertimpa pohon tumbang," katanya, Sabtu (28/3/2026).
Baca juga: Beasiswa Pemkot Magelang 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya
Rumah rusak ringan ini terjadi di wilayah Jumeneng (Mrincingan) dan Kamal Kulon.
Pohon tumbang dilaporkan menimpa bagian utama dan teras rumah warga.
Sementara di Dusun Kamal Wetan, kerusakan terjadi pada kandang ternak akibat tertimpa batang pohon yang tumbang.
Selain merusak bangunan, pohon tumbang di wilayah Dusun Mangsel sempat menutup akses jalan utama.
Kejadian ini juga berdampak pada putusnya dua titik jaringan listrik dan satu jaringan telepon atau internet di kawasan tersebut.
Tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Sleman, Pemerintah Kalurahan Margomulyo, Relawan Seyegan Rescue, petugas PLN, serta warga setempat langsung bergerak berjibaku melakukan evakuasi untuk merespon sejumlah kejadian bencana tersebut.
Petugas melakukan asesmen dan penanganan pemotongan pohon di seluruh titik terdampak. Saat ini kondisinya sudah dinyatakan terkondisi dan akses jalan sudah kembali normal. Dalam rentetan kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
"Tidak ada korban jiwa," katanya.(*)