Upaya Mandiri Warga Pringsewu Kurangi Dampak Bebu di Jalanan, Siram Air 2 Kali Sehari
Reny Fitriani March 28, 2026 01:19 PM

Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Upaya mandiri warga Pesawaran mengurangi dampak debu yang ditimbulkan akibat mandeknya perbaikan jalan ruas Ambarawa–Pardasuka. 

Dimana debu tersebut semakin mengganggu aktivitas sehari-hari.

Anggota Komisi III DPRD Pringsewu, Dedi Sutarno mengatakan, hingga saat ini belum ada informasi terbaru terkait kelanjutan pengerjaan proyek tersebut.

“Belum ada kabar kelanjutannya. Kasihan masyarakat sekitar, debu semen beterbangan sampai masuk ke dalam rumah,” ujar Dedi kepada Tribun Lampung, Sabtu (28/3/2026).

Menurutnya, kondisi jalan yang belum rampung membuat material seperti semen dan tanah kering mudah terangkat oleh kendaraan yang melintas. 

Baca Juga Perbaikan Jalan Ambarawa-Pardasuka Mandek, Warga Ngeluh Banyak Debu Beterbangan

Akibatnya, warga harus berupaya mandiri untuk mengurangi dampak debu tersebut.

“Jadi setiap hari kita nyiram. Pakai mesin sedot air, dilakukan bersama-sama warga,” katanya.

Dedi menjelaskan, penyiraman dilakukan rutin bahkan bisa dua kali dalam sehari, terutama pada siang dan sore hari saat aktivitas lalu lintas meningkat.

“Kadang sehari dua kali, siang dan sore. Itu dikerjakan bersama-sama warga,” jelasnya.

Upaya tersebut tentu membutuhkan biaya tambahan. 

Ia menyebut, untuk operasional penyiraman, warga setidaknya menghabiskan bahan bakar minyak (BBM) sekitar satu liter per hari.

“Kurang lebih per hari itu habis satu liter BBM untuk operasional penyiraman,” ungkapnya.

Terkait tindak lanjut, Dedi mengaku pihaknya telah menyampaikan keluhan masyarakat kepada pemerintah daerah agar diteruskan ke pemerintah provinsi.

“Saya sudah silaturahmi dan menyampaikan langsung ke bupati untuk dapat diteruskan ke Dinas provinsi,” katanya.

Ia berharap pemerintah provinsi segera memberikan kejelasan dan melanjutkan pengerjaan jalan tersebut agar tidak semakin merugikan masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun kenyamanan.

“Harapannya segera dilanjutkan, karena dampaknya sudah sangat dirasakan warga,” tandasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.